Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Golkar akan menyiapkan pengganti Setya Novanto untuk posisi ketua umum partai maupun ketua DPR RI.
Dalam pekan ini, penggantian posisi Novanto sebagai ketua DPR bakal ditetapkan.
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengemukakan rapat pleno Partai Golkar yang dijadwalkan digelar hari ini mengagendakan pembahasan kedua hal tersebut.
Rapat itu sekaligus akan memutuskan penarikan Setya Novanto dari DPR.
"Besok kita putuskan menarik Setya Novanto dari anggota DPR. Insya Allah dalam minggu ini sudah harus ada penggantian. Yang pasti bukan saya, yang pasti Nurdin Halid enggak berminat jadi (Ketua DPR)," ujar Nurdin seusai rapat internal di Kantor DPP Partai Golkar, kawasan Slipi, Jakarta, kemarin.
Menurut Nurdin, penggantian ketua DPR tidak harus menunggu sampai terpilihnya ketua umum definitif Partai Golkar.
Rapat pleno akan langsung munculkan nama pengganti Novanto.
"Tidak. Tidak perlu (menunggu terpilihnya ketua umum definitif). Besok kita sudah putuskan nama baru untuk Ketua DPR," ujar Nurdin.
Terkait ketua umum definitif, Nurdin mengatakan pemilihannya harus melalui rapat pimpinan nasional atau munaslub.
Diakuinya, sejumlah nama sudah beredar di kalangan internal sebagai calon potensial, di antaranya Aziz Syamsuddin, Zainuddin Amali, Agus Gumiwang Kartasasmita, Airlangga Hartarto, dan Bambang Soesatyo.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham meminta semua pihak memberikan waktu kepada Golkar untuk menjalankan mekanisme yang diperlukan, terkait pergantian kepemimpinan di tubuh partai itu.
Pascapena-hanan Setya Novanto oleh KPK pada Minggu (19/11) malam, Golkar tidak hanya punya beban pekerjaan menentukan pemimpin partai mereka, tapi juga ketua di lembaga dewan.
"Ini baru sehari baru kemarin, (Novanto) dinyatakan masuk (tahanan KPK). Ya saya kira berilah kesempatan kepada Golkar untuk membicarakan secara internal seperti apa dan tentu nanti ada langkah-langkah yang disampaikan," kata Idrus.
Idrus membenarkan hari ini akan digelar rapat pleno dalam rangka konsolidasi internal.
Namun, ia belum memastikan apakah rapat akan menetapkan pengganti sementara posisi ketua umum ataupun memilih nama baru pengganti Novanto sebagai ketua DPR.
Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono menyampaikan Dewan Pakar sepakat dengan usulan Novanto yang menunjuk Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar hingga ketua umum yang baru terpilih lewat munaslub.
"Agenda munaslub nantinya bersifat tunggal yaitu memilih dan menetapkan Ketua Umum DPP Partai Golkar," ujarnya, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, kemarin.
Konsultasi etik
Hari ini, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga akan menggelar rapat konsultasi dengan seluruh fraksi di DPR untuk membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua DPR Setya Novanto.
Ketua MKD Sufmi Dasco menyebut rapat itu hanya untuk menyamakan persepsi, belum sampai pada opsi pemberhentian Novanto.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menambahkan Novanto belum bisa diberhentikan jika status hukumnya belum berkekuatan hukum tetap.
Namun, pergantian kepemimpin-an bisa dilakukan jika diusulkan oleh Partai Golkar.
"Yang punya kewenangan penuh adalah dari Fraksi Partai Golkar," tandasnya. (Nur/MTVN/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved