Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
TAK kurang dari 1,4 juta orang telah disiapkan oleh Partai NasDem jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tepatnya pada pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Jutaan saksi itu akan diakomodasi dalam bentuk Komisi Saksi NasDem (KSN).
"Hari ini kita akan menyaksikan kesiapan dari kader yang
dipersiapkan untuk menjadi anggota KSN yang akan merekrut sebanyak 1,4 juta orang dalam Pemilu 2019 yang akan datang," ujar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam apel Wisuda Akademi Bela Negara (ABN) serta apel kesiapan KSN di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/11).
Pada kesempatan itu, sedikitnya hadir 35.000 KSN yang turut memeriahkan apel penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 NasDem tersebut. Pada Pemilu 2019 mendatang, NasDem menargetkan untuk masuk ke posisi tiga besar.
"Akan ada 700.000 TPS pada pemilu mendatang. NasDem memang secara khusus membentuk 1,4 juta saksi di KSN untuk mengawal semua TPS," jelasnya.
Pada Pemilu 2014, NasDem yang kala itu masih berstatus parpol baru mampu mendapatkan 8.402.812 suara (6,72%) dan duduk di peringkat 8. Perolehan suara itu bahkan melampaui parpol lama, seperti PPP (6,53%) dan Hanura (5,26%).
Ketua KSN I Gusti Putu Artha menjelaskan tujuan lain pembentukan KSN ialah untuk memperdalam peran saksi bagi NasDem. Para personel KSN akan bertugas menjalankan tujuh fungsi strategis pengawasan, yaitu fungsi monitoring parpol, pendidikan para pemilih NasDem, penggalangan suara, pemetaan pemilih, mencegah pelanggaran, pengawalan pemungutan hingga penghitungan suara, serta memastikan kesiapan alat bukti yang dibutuhkan untuk sengketa pemilu.
"NasDem ingin memperdalam peran saksi yang selama ini hanya bertugas hanya saat proses pemungutan suara," tutur Putu yang juga mantan Komisioner KPU tersebut.
Putu melanjutkan, setelah rakernas usai, NasDem menargetkan semua saksi untuk Pilkada serentak 2018 sudah siap pada Februari mendatang. Adapun Pemilu 2019, target NasDem berada di bulan April. (Uta/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved