Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta Keluarga Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengantisipasi perubahan yang begitu cepat dengan memperkuat karakter bangsa dan mempersiapkan sumber daya manusia dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
"Dunia sekarang bergerak begitu cepat. Perubahan dari internet ke artificial intelligence, ke robotic. Ini harus disikapi dan diantisipasi," kata Presiden dalam sambutan pada Munas X KAHMI di Medan, Sumatra Utara, kemarin.
Menurut Jokowi, perubahan yang cepat itu tidak bisa dihadapi dengan cara-cara biasa. Apalagi terjebak pada rutinitas dan monoton keseharian karena sekarang digitalisasi hampir memenuhi setiap aspek kehidupan manusia.
"Lanskap politik dan ekonomi global sudah berubah. Lanskap interaksi sosial juga berubah. Negara lain juga kebingungan karena perubahan ini mendahului dengan cepat dari yang kita perkirakan," jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah, lanjutnya, saat ini sangat fokus dalam hal konsesi. "Setiap individu, koperasi, ataupun pesantren yang berminat mengelola lahan negara dapat mengajukan hak konsensi," kata Kepala Negara.
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai negara yang menganut demokrasi Pancasila harus benar-benar mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia.
"Indonesia belum mencapai harapan yang dicita-citakan Pancasila dan konstitusi negara. Masih banyak terjadi kesenjangan antara yang kaya dan miskin dan kesenjangan antardaerah. Kesenjangannya sangat kentara, 1% orang kaya dan berkuasa menguasai 64% lahan," katanya.
Zulkifli mengharapkan KAHMI sebagai salah satu elemen bangsa mampu menghasilkan pandangan dan pemikiran terbaiknya untuk kemajuan bangsa dan negara. "Sehingga pembangunan nasional dan pembangunan manusia bangsa searah dengan Pancasila dan konstitusi," tandasnya.
Terkait sikap politik KAHMI, Ketua KAHMI Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasi itu yang independen kepada Presiden Jokowi. KAHMI dan HMI, kata dia, ialah 'anak kandung' yang lahir dari rahim bangsa Indonesia. Karena itu, KAHMI dan HMI tidak akan mengambil sikap politik partisan. "Namun, politik yang mengedepankan kepentingan lebih besar, yakni kepentingan bangsa," ujarnya.
Apalagi, KAHMI dan HMI terdiri dari orang-orang berasal dari multietnik, multiperguruan tinggi, multiide, dan berbagai pelosok Tanah Air. "KAHMI tidak berpolitik, tidak ke mana-mana, Namun, KAHMI ada di mana-mana. Ada di PAN, Golkar, PPP, PKS, di PDIP juga banyak," pungkasnya. Nav/X-4
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved