Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Demokrasi ala Bung Karno Ciptakan Kesetaraan

17/11/2017 08:05
Demokrasi ala Bung Karno Ciptakan Kesetaraan
(ANTARA/RISKY ANDRIANTO)

PRESIDEN kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keunggulan demokrasi Pancasila yang dicetuskan Soekarno.

Demokrasi Pancasila prinsipnya menciptakan kesetaraan setiap warga negara.

"Prinsip ini yang saya percaya sebagai demokrasi sebenarnya, sebuah kombinasi demokrasi politik dan demokrasi ekonomi, yang melindungi si miskin dan pada saat sama membatasi kekuasaan si kaya," kata Megawati di Korea Selatan, kemarin.

Ia menerima penganugerahan gelar doktor honoris kausa dari Universitas Nasional Mokpo.

Menurut dia, pemikiran politik Soekarno atau Bung Karno merupakan antitesis terhadap imperialisme dan kapitalisme, yang menjadi akar kemiskinan bangsa-bangsa terjajah, termasuk di Indonesia.

"Lima prinsip di atas merupakan saripati dari demokrasi Indonesia, yaitu demokrasi Pancasila. Inilah yang saya yakini sebagai demokrasi sejati, perpaduan antara demokrasi politik dan demokrasi ekonomi," ujarnya.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu menilai demokrasi Pancasila merupakan suatu sistem demokrasi yang melindungi golongan-golong-an lemah, dan pihak yang kuat dibatasi kekuatannya, agar tidak terjadi eksploitasi terhadap golongan lemah oleh golongan kuat.

Dia mengatakan demokrasi Pancasila tidak akan terjadi eksploitasi kaum lemah oleh pemilik modal karena tidak berdiri di sisi liberalisme, namun berseberangan dengan otoritarianisme, dan totalitarianisme yang hanya akan mendorong sentralisasi demokrasi serta kekuatan diktator.

"Demokrasi merupakan sebuah cara, bukan tujuan, poin utama demokrasi adalah demokrasi yang didasari kebijaksanaan dan kemufakatan, bukan oleh debat atau taktik yang hanya akan berakhir dengan perebutan kekuasaan dan perhitungan suara atas pro-kontra yang pasti dimunculkannya," ujarnya.

Dia menjelaskan, demokrasi Pancasila mengakui kemerdekaan berpikir dan berbicara, namun juga harus dibarengi dengan pertanggungjawaban dan sejumlah batasan.

Hal itu menurut dia mengenai kebebasan yang menghargai hak warga negara lainnya, sejalan dengan hukum serta aturan yang ada, serta kepatuhan terhadap norma ketuhanan.

Putri Bung Karno itu mengatakan, di sisi ekonomi, tujuan demokrasi Pancasila adalah mencapai Trisakti yang berintikan tiga hal yakni mendorong Indonesia berdaulat di bidang politik; mandiri dalam perekonomian; dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Saya percaya bahwa semua negara di dunia sebenarnya memimpikan juga kondisi Trisakti ini," katanya.

Dia menilai sistem ekonomi Pancasila bukan hanya cocok bagi Indonesia, namun seluruh negara karena ekonomi kerakyatan menjadi basis utamanya. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya