Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Khofifah-Ipong Dinilai Serasi

Faishol Taselan
17/11/2017 07:43
Khofifah-Ipong Dinilai Serasi
(ANTARA/DESTYAN SUJARWOKO)

PARTAI NasDem menginginkan bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bisa berpasangan dengan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni pada Pemilihan Kepala Daerah 2018.

"Saya jamin jika Ipong dipercaya mendampingi Bu Khofifah, Jatim akan lebih baik," ujar Ketua DPP Partai NasDem Efendy Choirie di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut memiliki peranan penting selama ini dan diyakini mampu mengatasi berbagai masalah di Jatim.

Misalnya, menurunkan angka kemiskinan sehingga berdampak pada membaiknya perekonomian daerah itu.

Gus Choi, sapaan akrabnya, juga berharap tim yang menjadi perumus dan pembahas bakal calon wakil gubernur akan memilih Ipong.

Pasalnya, Ipong merupakan santri NU yang memiliki multitalenta.

"Meski Ipong menjadi Bupati Ponorogo masih dua tahun, ia diyakini mampu mengimbangi kinerja Khofifah jika nantinya terpilih menjadi Gubernur Jatim," kata mantan Ketua DPW Partai NasDem Jatim tersebut.

Selain itu, komunikasi dengan Ipong sudah terjalin sejak lama, terutama saat memutuskan maju pada Pemilihan Bupati Ponorogo 2015 yang diusung NasDem, PAN, dan Gerindra. "Dari situlah komunikasi dengan Ipong lebih intensif.

Namun, terlepas dari itu, Ipong ialah santri yang memiliki banyak kemampuan," ujarnya.

Multitalenta yang dia maksudkan ialah mampu dekat dengan rakyatnya, pandai, dekat dengan pejabat pusat sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan pembangunan di Jatim.

Minggu ini

Sebelumnya, saat menjawab pertanyaan wartawan di Surabaya, Selasa (14/11), Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo menyatakan pendamping Khofifah akan diputuskan minggu ini.

Menurutnya, figur yang akan berpasangan dengan Khofifah sudah mendapat restu dari tim sembilan yang selama ini menggodok sejumlah nama bakal cawagub.

Namun, Soekarwo menolak untuk menyebut nama figur yang telah disetujui itu.

"Jangan tanya nama, minggu ini akan diketahui siapa pendamping Bu Khofifah," elaknya.

Mengenai nama Emil Dardak (Bupati Trenggalek) dan Ipong Muchlissoni yang selama ini masuk bursa pendamping Khofifah, Soekarwo pun enggan menjelaskannya.

"Semuanya ada di Jakarta," ucapnya diplomatis.

Khofifah pun pernah mengakui ada dua nama yang disebut-sebut bakal mendampinginya.

Namun, ia belum berani mengungkapkan ke publik.

"Saya tidak punya hak untuk mengumumkan dua nama itu," kata Khofifah.

Menurut dia, nama-nama yang akan mendampinginya masih terus dikomunikasikan dengan partai pengusung.

Dia belum bisa menyatakan ke publik sebelum ada kesepakatan di internal partai.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku telah bertemu Khofifah untuk penjajakan kerja sama di Jatim.

Namun, ia belum bisa memutuskan arah dukungan PAN, Gerindra, dan PKS.

"Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri sebelum berunding dengan kawan-kawan (koalisi)," katanya.

Menurut dia, ada dua opsi dari koalisi tiga partai itu, yakni mendukung pasangan Khofifah atau memunculkan calon alternatif baru selain Khofifah dan Saifullah Yusuf. (P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya