Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari Setya Novanto. Ketua DPR itu tak ada di rumah saat didatangi para penyidik KPK, Rabu (15/11) tadi malam.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto memastikan belum ada permintaan bantuan pencarian Novanto dari KPK hingga Kamis (16/11) pagi ini.
"Belum (diminta bantu mencari). Sementara kita backup saja. Belum ada yang lain-lain," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/11).
Rikwanto mengatakan, sementara ini, kapasitas Polri hanya dalam rangka membantu pengamanan proses hukum yang tengah dilakukan KPK. Misalnya, mengamankan kegiatan penyidik yang menyambangi kediaman Novanto.
"Koordinasi kan selalu dari dulu sudah koordinasi di mana-mana. Kalau ada OTT, penggeledahan, tindakan hukum oleh KPK, kita backup," ucap Rikwanto.
Ia menegaskan Polri tak mau ikut campur dalam urusan hukum yang tengah dilakukan KPK. Polri akan turun tangan sebatas pengamanan kegiatan-kegiatan penegakan hukum KPK.
Sejak semalam hingga dini hari tadi sejumlah penyidik KPK mendatangi kediaman Novanto. Mereka berencana menangkap Novanto karena telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi KTP-E. Namun, Novanto tak ada di rumah.
Penyidik KPK lantas menggeledah rumah Novanto dan menyita sejumlah barang bukti. Ada sekitar tiga tas jinjing, satu koper, dan satu set alat elektronik dibawa dari kediaman Novanto. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved