Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat kerja nasional (rakernas) Partai NasDem di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/11). Dalam pidatonya, Jokowi memuji gerak cepat partai yang didirikan Surya Paloh itu.
"Partai pimpinan Bang Surya Paloh ini jalannya cepat banget, cepat sekali. Saya yang melihat dari jauh geleng-geleng (kepala)," ujar Jokowi.
Jokowi mencontohkan gerak cepat NasDem menentukan calon kepala daerah yang bakal didukung di pilkada. Padahal, partai-partai lain masih sibuk mendiskusikan calon yang cocok. "Pilih gubernur, wali kota, bupati. Cepat sekali. Begitu cepatnya keputusan itu," imbuh dia.
Jokowi mengatakan, kecepatan dalam mengambil keputusan memang dibutuhkan. Pasalnya, setiap saat terjadi perubahan. "Terus terjadi setiap menit, jam, hari, minggu. Ekspektasi masyarakat terhadap parpol juga berubah," tambahnya.
Jokowi berharap, sebagai salah satu motor perubahan, NasDem turut ikut ambil bagian memberikan solusi demi kemajuan bangsa. Apalagi, misi perubahan yang diemban NasDem sama dengan visi dan misi pemerintahan Jokowi-JK.
"Saya tahu visi misi NasDem adalah melihat visi kemajuan bangsa negara ke depan," ujarnya.
Kurang lebih sekira 15 menit Jokowi berpidato di hadapan ribuan kader NasDem. Seusai berpidato, Jokowi langsung kembali ke tempat duduknya.
Master of Ceremony (MC) yang memandu jalannya acara sempat mengira Jokowi bakal langsung beranjak dari rakernas usai berpidato. Namun demikian, ketika ia meminta para hadirin untuk berdiri melepas kepergiannya, Jokowi tak bergeming dari tempat duduknya. Keputusan itu pun langsung disambut tepuk tangan ribuan kader NasDem. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved