Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK negatif dari kemajuan teknologi mesti diwaspadai. Apalagi, jika dampak negatif tersebut menyasar generasi muda bangsa, seperti menumbuhkan paham radikalisme atau ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila. Bahkan menggerus kultur budaya bangsa.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menyampaikan ada tiga aspek yang harus diperhatikan dalam menyikapi tantangan dari kemajuan teknologi saat ini.
"Pertama, meningkatkan kemampuan teknis tentang teknologi informasi baik kepada publik, stakeholder maupun aktor dari informasi teknologi tersebut," kata Agus seusai Forum Komunikasi Pimpinan Lemhanas dan Pimpinan Redaksi Media Massa, di Gedung Lemhanas, Jakarta, Rabu (15/11).
Kedua, lanjutnya, aspek penegakan hukum. Menurutnya, perlu ada aturan hukum sebagai landasan bagi aparat penegak hukum dalam menindak berita-berita yang bersifat memecah belah bangsa di media sosial.
"Apakah hukum kita sudah cukup untuk bisa menyaring mana-mana berita yang merusak dan menghancurkan masyarakat itu. Perlu ada ketentuan hukum," katanya.
Ketiga, sambung Agus, memberikan peningkatan kompetensi kepada publik dan membangun kesadaran agar publik bisa memilah mana berita yang bohong dan berita yang benar.
Untuk itu, menurutnya, semua pihak mempunyai tanggung jawab masing-masing dalam menjawab tantangan yang dihadapi bangsa ini terkait perkembangan kemajuan teknologi yang begitu cepat.
Wakil Gubernur Lemhanas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito pun senada. Menurutnya memang ada kekhawatiran dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, terutama media sosial yang saat ini banyak digunakan oleh generasi muda.
"Kita khawatir tentang media sosial, tapi belum ada yang bicara bagaimana menyikapi itu. Kita kalah cepat dengan kecepatan media sosial," katanya.
Menurutnya, menggunakan medsos dengan baik dan benar bukan hanya menjadi tanggung jawab para generasi muda saja, melainkan semua pihak baik keluarga maupun institusi pendidikan. Dengan sinergi dari semua pihak, kata Bagus, kemajuan teknologi yang ada tidak akan membuat nilai-nilai dan kultur bangsa ini menjadi luntur nantinya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved