Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

NasDem Usul Konvensi Cari Wakil Ridwan Kamil, PKB Setuju

Astri Novaria
10/11/2017 17:51
NasDem Usul Konvensi Cari Wakil Ridwan Kamil, PKB Setuju
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) setuju dengan usulan Partai NasDem yang disampaikan Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa untuk menggelar konvensi dalam rangka mencari calon wakil gubernur sebagai pendamping Ridwan Kamil di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai PKB, Maman Imanulhaq. Menurutnya, usulan konvensi dianggap menjadi solusi yang demokratis jika pembicaraan antarpartai pendukung Ridwan Kamil mengalami kebuntuan.

"Usulan NasDem kemarin ada semacam konvensi cawagub Jawa Barat. Saya rasa usulan yang menarik juga. Siapa yang akan diusung PKB, kita pertemukan ide dan gagasannya," ujarnya.

"Saya melihatnya subjektif. Ridwan Kamil sepertinya tidak nyaman banget ditawarin Uu, ditawari Daniel dia juga tidak nyaman. Lalu PKB menyebut nama, terlalu banyak mungkin ya. Pusing. Nah (konvensi) ini caranya bagaimana Emil punya jalan keluar," ujar Maman, Jumat (10/11).

Maman menyebut hingga saat ini partai pendukung Ridwan Kamil yakni PPP, PKB dan Partai Golkar belum duduk bermusyawarah bicara soal kesepakatan pendamping Ridwan Kamil. Walaupun tiap partai pengusung ingin menyodorkan kader sebagai cawagub, selain Partai NasDem, dia melihat hal itu tidak berimbas pada kesolidan memenangkan Ridwan Kamil.

"Tidak juga, toh nanti di detik-detik terakhir daftar ke KPU mau tidak mau Ridwan Kamil harus didampingi seorang calon wakil gubernur dan itu masayarakat harus menerima," tandasnya.

Seperti diberitakan, Partai Golkar yang memiliki 17 kursi di DPRD Jawa Barat mengusung Ridwan Kamil berpasangan dengan kadernya Daniel Mutaqien. Menurut Maman, meski jumlah kursi Golkar terbanyak tidak serta merta partai beringin itu dapat mengusung Daniel Mutaqien tanpa persetujuan partai pendukung lain.

Maman menambahkan, pihaknya ingin Ridwan Kamil berpasangan dengan figur yang bisa mengatrol suara pasangan cagub dan cawagub tersebut. Sehingga, elektabilitas Ridwan Kamil yang sudah tinggi itu bisa semakin diperkuat.

"Tentu tidak menjadi fatsun politik yang diusung pertama. Golkar kan datangnya setelah NasDem dan PKB. Kami butuh hari ini ada orang yang mampu menjadikan Ridwan Kamil menang di Jawa Barat. Begitu saja. Bukan persoalan dari mana," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya