Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Golkar Ajukan Paket Emil-Daniel

Astri Novaria
10/11/2017 13:00
Golkar Ajukan Paket Emil-Daniel
(MI/SUSANTO)

BAKAL calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima surat keputusan (SK) dukungan dari Partai Golkar untuk Pilgub Jabar 2018.

Surat dukungan itu diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto di aula Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, kemarin.

Saat menerima SK itu, Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Emil didampingi anggota DPR Daniel Mutaqien yang diusulkan Golkar mendampingi Emil di pilgub Jabar.

Dengan merapatnya Golkar, Emil kini mengantongi 38 kursi DPRD Jabar.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung itu telah mendapat dukungan politik dari Partai NasDem, PKB, dan PPP.

Sejumlah petinggi Golkar hadir dalam acara itu, di antaranya Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Sekjen Idrus Marham, Bendahara Umum Robert J Kardinal, Ketua Bidang Desentralisasi dan Otonomi Daerah Azis Syamsudin, dan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I (Jakarta dan Jabar) Agun Gunandjar Sudarsa.

Emil dan Daniel tampak duduk di barisan depan, satu meja dengan Novanto.

Namun, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi tidak hadir.

Sebelum deklarasi dukungan terhadap paket Emil-Daniel, Wakil Sekretaris Pemenangan Jawa I Ratu Dian Hatifah membacakan rekomendasi dukungan untuk Emil-Daniel.

Rekomendasi itu ditandatangani pada 24 Oktober 2017 oleh Novanto dan Idrus.

"Dengan kata bismillah saya selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar menyerahkan surat pencalonan Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat," kata Novanto sesaat sebelum penyerahan rekomendasi itu.

Setelah menerima surat rekomendasi, Emil mengucapkan terima kasih dan berdoa agar diberi kelancaran dalam bertarung di pilgub Jabar.

"Dengan ini saya Ridwan Kamil bersama Daniel Mutaqien menerima secara resmi surat rekomendasi pencalonan dari Partai Golkar sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. Semoga Allah SWT memberikan rida atas niat dan langkah kita semuanya. Terima kasih," ucap Emil.

Suara ponpes

Di sisi lain, kalangan pondok pesantren (ponpes) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya menyatakan tetap mendukung Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sebagai bakal calon wagub untuk berpasangan dengan Emil.

"Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum harus menjadi satu paket. Pasangan ini sangat pas mewakili semua unsur masyarakat Jawa Barat," kata Pemimpin Ponpes Sulalatul Huda, Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi.

Ia mengatakan Emil merupakan cucu dari pimpinan Ponpes Pagelaran Subang, almarhum KH Muhyiddin.

Emil dalam kiprahnya dikenal sebagai teknokrat andal, sedangkan Uu merupakan putra daerah Priangan Timur dan keluarga Ponpes Miftahul Huda Manonjaya yang mewakili kelompok agamais religius.

"Ini paket ideal buat Jabar ke depan," ujar Aminudin.

Sementara itu, pakar politik dari Universitas Padjadjaran, Muradi, menilai Daniel menjadi kartu mati bagi Emil.

Pasalnya, politikus muda Golkar itu tidak akan memberikan kontribusi signifikan bagi Emil. (AD/BY/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya