Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa yang akan maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2018 menyebut sudah memegang dua nama calon wakil gubernur yang bakal mendampinginya.
"Sudah mengerucut pada dua nama," kata Khofifah saat ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (8/11).
Namun Khofifah belum mau membocorkan dua nama itu. Saat ini, ia mengaku tengah mengkomunikasikan dua nama tersebut dengan partai politik pengusung.
Ia berharap, kata mufakat untuk menjadikan salah satu nama sebagai pendamping bisa tercipta dalam waktu dekat. Khofifah pun berjanji akan segera menemui Presiden Joko Widodo setelah seluruh proses rampung.
"Sekarang sedang berjalan mudah-mudahan tidak lama lagi proses itu, kalau secara administrasi selesai, insya Allah saya akan segera melapor (Presiden)," kata dia.
Sebelumnya, Tim 9 bersama Khofifah menggelar pertemuan di kediaman KH Asep Saifuddin Chalim membahas bakal calon wakil gubernur. Pertemuan selama hampir tiga jam itu menghasilkan dua nama yang tersisa.
Dua nama itu berlatar belakang birokrat dan politisi. Keduanya dianggap mampu bekerja sama dan mendulang suara untuk Khofifah.
Kedua nama itu akan didiskusikan dengan parpol pengusung, yakni Partai NasDem, Golkar, Demokrat, dan Hanura untuk dikerucutkan menjadi satu nama. Nama yang terpilih jadi cawagub pendamping Khofifah untuk akan diumumkan bulan ini. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved