Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Akbar Sebut Golkar akan Terpuruk jika tidak Berubah

Achmad Zulfikar Fazli
03/11/2017 19:56
Akbar Sebut Golkar akan Terpuruk jika tidak Berubah
(MI/Rommy Pujianto)

WAKIL Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menilai harus ada perubahan di tubuh internal Golkar. Ia khawatir Golkar akan semakin terpuruk jika tidak melakukan perbaikan.

"Solusinya (harus) ada perubahan dan perbaikan Golkar. Kalau tidak citra kita akan turun, sementara politik sangat dipengaruhi opini citra, citra itu berbanding lurus dengan keterpilihan. Kalau citranya baik keterpilihan akan tinggi, tapi kalau citranya turun keterpilihan akan turun," kata Akbar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/11).

Ia menilai citra Golkar kini sedang tidak baik. Hal itu menyusul kasus yang menyeret nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik. Terbaru ialah kasus laporan Novanto ke polisi terkait pembuatan meme dirinya.

Akbar menilai hal tersebut bukan hanya memperburuk citra Novanto, tapi juga Golkar. Ia pun mengaku prihatin dengan kondisi Golkar saat ini, di mana opini publik terhadap partai berlambang pohon beringin itu merosot.

"Untuk mengubah citra kita lakukan perbaikan perubahan. Sehingga publik juga melihat, oh Golkar sudah melakukan perubahan, perbaikan kalau begitu Golkar bisa kita percaya kembali," ujar dia.

Perubahan yang dimaksud ialah secara menyeluruh di internal Golkar. Ia pun tak memungkiri itu terkait dengan pergantian posisi ketua umum.

"Perubahan itu artinya bisa macam macam, salah satunya bisa itu (perubahan ketum). Tapi saya tidak mengatakan eksplisit itu. Perubahan bisa berbagai arah," pungkas dia. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya