Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Gubernur Lampung yang diusung Partai NasDem, Hanura, dan PKS, Mustafa, mengaku optimistis partai koalisi ‘Lampung Kece’ bisa bertambah. Pihaknya tengah melakukan komunikasi intens dengan PAN, PKB, PDIP, dan Demokrat. Menurutnya peluang mendapat rekomendasi dari keempat partai tersebut masih terbuka lebar.
“Demokrat dan PDI Perjuangan masih bisa digoyang, kita belum tahu nanti rekomendasi resminya ke mana,” ujar Mustafa di Bandar Lampung, Kamis (2/11).
Ketua DPW NasDem Lampung itu menambahkan selama ini ia memiliki hubungan yang cukup baik dengan semua partai. Menurutnya, untuk membangun Lampung butuh kerja sama dengan banyak pihak sehingga peluang untuk maju bersama harus dibuka lebar.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu NasDem Lampung Edwin Hanibal menambahkan di tingkat dewan pimpinan daerah (DPD) ada beberapa partai yang telah mengusulkan nama Mustafa sebagai satu-satunya calon gubenur. Namun, secara mengejutkan di tingkat pusat justru memberikan rekomendasi itu kepada calon lain.
“Kasus seperti ini sedang kami perjuangkan bersama, semoga bisa ke Mustafa saja,” ujarnya.
Terkait kandidat calon wakil gubernur, Mustafa mengatakan setiap partai koaliasi telah memberikan nama kandidat, di antaranya Ahmad Jajuli (DPD), Ahmad Mufti Salim (Ketua DPW), dan Almuzamil Yusuf (DPR) yang diusulkan PKS. Sementara Hanura mengusulkan nama Sri Widodo (Ketua DPD), Andi Surya (DPR RI), Yozi Rizal (DPRD).
Menurut Mustafa selain usulan partai, nama-nama lain dari kalangan nonpolitisi atau birokrat turut dipertimbangkan. Semua nama calon masih dibahas serius oleh tim koalisi.
“Masih kita bahas bersama soal namanya. Tunggu saja tanggal baiknya, pokoknya kita ingin orang yang baik yang bisa kerja bareng melakukan pembangunan dan memberikan manfaat kepada banyak pihak,” kata Bupati Lampung Tengah ini.
Di tempat terpisah, Partai Golkar mulai pasang target terkait Pilkada serentak 2018. “Target kita (Pilkada serentak 2018 menang) 60%. Tahun kemarin dari target 60%, Golkar menang 58%,” kata Setya Novanto seusai melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DIY masa bakti 2017-2020.
Sejauh ini, jagoan Golkar dalam pemilihan gubernur sejalan dengan pilihan NasDem. Di Jawa Barat, partai berlambang pohon beringin itu juga mencalonkan Ridwan Kamil, sedangkan di Jawa Timur memajukan Khofifah Indar Parawansa. “Untuk Jawa Tengah, kita sedang mengevaluasi,” tandas Novanto. (EP/AT/AU/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved