Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKJEN DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan sosok yang menjadi wakil dari Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018 harus menjadi kesepakatan bersama antara partai koalisi pengusung.
Menurutnya, koalisi antarpartai pengusung Ridwan Kamil akan semakin solid jika semua keputusan diambil secara bersama-sama dan strategi kemenangan juga dinilai akan semakin bervariatif dan semakin jitu.
Sebagaimana diketahui, Ridwan telah mengantongi dukungan dari empat parpol untuk maju dalam Pilkada Jabar 2018, yaitu PKB, NasDem, Golkar, dan PPP.
Sebelumnya, Ridwan Kamil mengaku menyerahkan sepenuhnya siapa nama calon pendampingnya kepada partai koalisi. “Masalah wakil karena koalisi saya ada PPP, PKB, NasDem, (dan Golkar) dan saya serahkan kepada partai untuk dilakukan musyawarah,” kata Ridwan saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di Bandung, Sabtu (28/10).
Dari PPP, mereka menjagokan Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum, sedangkan di PKB mereka merekomendsikan Syaiful Huda yang merupakan ketua DPW PKB Jabar. Golkar yang resmi merapat mengusung Daniel Mutaqien sebagai wakil gubernur. Selain itu mereka juga memiliki kursi terbanyak dalam koalisi.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat Hasan Nuri Hidayatullah berharap adanya gubernur/wakil gubernur Jawa Barat yang berlatar belakang pesantren.
Dengan begitu, calon gubernur/wakil gubernur dari latar belakang pesantren memiliki keilmuan agama yang baik sehingga mampu menjalankan kepemimpinan dengan baik juga. “Bagaimana pun posisi religi atau agama dalam kepemimpinan masyarakat tidak bisa ditinggalkan.’’(BY/Ant/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved