Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Emil Sambut Gembira Dukungan Golkar

Bayu Anggoro
28/10/2017 08:04
Emil Sambut Gembira Dukungan Golkar
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)

WALI Kota Ban­dung Ridwan Kamil menyambut baik dukungan resmi Golkar untuk dirinya pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018. Menurut Emil, semakin banyak dukungan akan semakin mendongkrak elektabilitas dirinya.

“Prinsipnya semakin banyak semakin baik. Tinggal menunggu waktu kira-kira kapan (Partai Golkar) menyampaikan fisik surat dukungan resmi (terkait pencalonan),” kata Emil saat dikonfirmasi Media Indonesia di Bandung, kemarin.

Emil pun berjanji akan terus mencari dukungan dan berkomunikasi dengan partai lain hingga jadwal pendaftaran pasangan calon ditutup. “Saya akan terus, memperlebar koali­si,” tegas dia.

DPP Partai Golkar memang telah mengumumkan mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat. “SK (untuk Ridwan Kamil) sudah ditandatangani oleh ketua umum dan oleh sekjen, sudah resmi. Masalah penyerahannya, kita akan mengatur pada waktu yang tepat,” kata Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, kemarin.

Pemilihan Emil sebagai calon telah dikaji secara matang oleh internal DPP Golkar. Menurut Idrus, Emil potensial secara elektabilitas survei untuk bisa memenangi pemilihan. Res­ponden lebih memilih Emil ketimbang kader Partai Golkar Dedi Mulyadi.

Idrus menuturkan, dukungan itu juga mensyaratkan keterwakilan kader Partai Golkar sebagai calon wakil gubernur. Menurut Idrus, anggota Komisi V DPR Daniel Mutaqien telah diberi mandat untuk mendampingi Emil.

“Sesuai dengan hasil rapat tim pilkada pusat, rapat pleno, maka DPP Partai Golkar telah menetapkan calon gubernur ialah Ridwan Kamil dan Saudara Daniel Mutaqien sebagai cawagub,” beber Idrus.

Sehari sebelumnya, Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid kepada wartawan membenarkan bahwa partai beringin hijau sudah resmi mendukung Emil di Pilgub 2018.

Kedepankan kesetaraan
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat Saan Mustopa menegaskan, meski memiliki kursi legislatif terbanyak, Partai Golkar tidak mutlak bisa meloloskan kadernya sebagai calon wakil gubernur yang mendampingi Emil.

“Wakil belum fixed, baru usulan-usulan. Kita mengedepankan kesetaraan, makanya kita bicarakan secara bersama-sama,” katanya di Bandung, kemarin.

Selain Golkar, Emil telah resmi didukung oleh NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun, PPP juga mengusung Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum untuk mendampingi Emil.

Tanpa Golkar, ketiga partai sudah bisa mengusung Emil karena memiliki 21 kursi di DPRD dengan rincian NasDem 5 kursi, PKB 7 kursi, dan PPP 9 kursi. Sementara itu, Golkar memiliki 17 kursi sehingga dukungan buat Emil menjadi 38 kursi.

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil di atas bakal cagub lainnya (14%). Posisi berikutnya Deddy Mizwar (5,9%), Dede Yusuf (3,7%), dan Dedi Mulyadi (3,1%). Survei digelar September 2017.

Dedi yang juga Ketua DPD Golkar Jabar tidak mau berpolemik meski DPP tidak mendukung dirinya. Ia pun menolak spekulasi akan menggunakan perahu PDIP mengingat partai banteng moncong putih menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon tanpa berkoalisi.

“Enggak apa-apa. Santai saja. Minggu depan deh saya sampaikan semuanya,” ujar Dedi. (RZ/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya