Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama dan antarelemen bangsa sebagai fondasi menghadapi beragam tantangan bangsa. Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam peresmian Rakernas Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, kemarin.
Jokowi tampak mengenakan batik corak hijau dan hitam. Hadir pula Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto mendampingi Presiden. “Saya ingat salah satu nilai yang diajarkan Buddha ialah metta, pengembangan cinta kasih untuk diri sendiri, orang lain, dan bahkan untuk semua makhluk. Sekali lagi, metta adalah fondasi dalam membangun rasa persaudaraan, persahabatan, dan pengorbanan.”
Kepala Negara juga mengapresiasi Walubi yang kerap menggalang bantuan bagi warga dan umat lain dengan menjunjung metta. Semangat persaudaraan seperti itu dijadikan pemerintah mengangkat martabat rakyat.
“Agar rakyat merdeka dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Kami berupaya mengecilkan angka ketimpangan antardaerah. Infrastruktur tidak lagi jawasentris, tapi indonesiasentris untuk mengurangi kesenjangan sosial,” tandasnya.
Jokowi tidak lupa mengingatkan agar seluruh elemen bangsa senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.
Ketua Dewan Pengawas Walubi, Murdaya Poo mengapresiasi pemerintah yang menerbitkan Perppu Ormas dan telah mendapat persetujuan DPR untuk disahkan menjadi undnag-undang. Walubi, jelas Murdaya, menganggap Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan konsensus bersama yang tidak boleh diganti. (Pol/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved