Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Persaudaraan, Fondasi Atasi Tantangan Bangsa

Rudy Polycarpus
27/10/2017 07:32
Persaudaraan, Fondasi Atasi Tantangan Bangsa
(Presiden Joko Widodo (kiri) memberi salam saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/10)---Biro Pers/Setpres)

PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama dan antarelemen bangsa sebagai fondasi menghadapi beragam tantangan bangsa. Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam peresmian Rakernas Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, kemarin.

Jokowi tampak mengenakan batik corak hijau dan hitam. Hadir pula Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto mendampingi Presiden. “Saya ingat salah satu nilai yang diajarkan Buddha ialah metta, pengembangan cinta kasih untuk diri sendiri, orang lain, dan bahkan untuk semua makhluk. Sekali lagi, metta adalah fondasi dalam membangun rasa persaudaraan, persahabatan, dan pengorbanan.”

Kepala Negara juga mengapresiasi Walubi yang kerap menggalang bantuan bagi warga dan umat lain dengan menjunjung metta. Semangat persaudaraan seperti itu dijadikan pemerintah mengangkat martabat rakyat.

“Agar rakyat merdeka dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Kami berupaya mengecilkan angka ketimpangan antardaerah. Infrastruktur tidak lagi jawasentris, tapi indonesiasentris untuk mengurangi kesenjangan sosial,” tandasnya.

Jokowi tidak lupa mengingatkan agar seluruh elemen bangsa senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Ketua Dewan Pengawas Walubi, Murdaya Poo mengapresiasi pemerintah yang menerbitkan Perppu Ormas dan telah mendapat persetujuan DPR untuk disahkan menjadi undnag-undang. Walubi, jelas Murdaya, ­menganggap Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan konsensus bersama yang tidak boleh diganti. (Pol/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya