Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Jokowi: Jaga Suhu Politik Jangan Terlalu Panas

Akhmad Safuan
09/10/2017 15:36
Jokowi: Jaga Suhu Politik Jangan Terlalu Panas
(Dok. MI)

PRESIDEN Joko Widodo berharap menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 suhu politik akan tidak naik terlampau tinggi. Ia pun menginstruksikan jajaran kepolisian agar bisa menjadi ujung tombak meredam potensi mencuatnya suhu politik tersebut.

"Suhu politik naik boleh, tapi sedikit saja menjadi hangat, tapi jangan terlalu panas jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019," kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan para Kapolda dan Kapolres saat Apel Kasatwil 2017 di Akpol Semarang, Senin (9/10).

Berdasarkan pengalaman empat kali mengikuti kontestasi politik, demikian Jokowi, pasti tensinya akan naik dan suhu politik juga menghangat, terutama mendekati masa kampanye.

Dengan meningkatnya suhu politik, ujar Jokowi, maka diminta agar kepolisian benar-benar melakukan persiapan untuk memetakan potensi gesekan yang mungkin terjadi.

"Politik ya seperti itu, yang benar bisa jadi tidak benar dan yang tidak benar semakin tidak benar," tambahnya.

Mengantisipasi gesekan, lanjut Jokowi, sumber-sumber yang diperkirakan akan memprovokasi harus dipetakan secara detail, siapa akan melakukan apa, sehingga intlejen garus memiliki data komplit dan berbagai alternatif solusi untuk memecahkan.

Kunci mengatasi berbagai persoalan dalam konstestasi politik, menurut Jokowi, yakni TNI-Polri harus netral dan tetap solid.

Setelah memberikan pengarahan di Akpol, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana juga menghadiri acara penyerahan Kartu Indonesia Pintas (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di SMA Negeri 1 Semarang.

Setelah itu Presiden dijadwalkan menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah untuk rakyat sebanyak 7.000 sertifikat di Lapangan Simpang Lima Semarang, sebelum kembali ke Jakarta. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya