Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Presiden tidak Ingin Turbulensi Jadi Penghambat Akselerasi

Golda Eksa
02/10/2017 21:47
Presiden tidak Ingin Turbulensi Jadi Penghambat Akselerasi
(Pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto. MI/SUSANTO)

PENGAMAT komunikasi politik Gun Gun Heryanto menilai komentar Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga untuk fokus kerja dan tidak membuat gaduh merupakan hal yang normatif.

Presiden hanya ingin memastikan turbulensi informasi yang sudah mulai terjadi tidak menjadi penghambat akselerasi dan produktivitas kinerja pemerintah.

"Karena kecenderungannya saya melihat belakangan ini terutama setelah ramai-ramai ada wacana komunisme dan lain sebagainya, itu justru banyak sekali muncul perang asimetris," ujar Gun ketika dihubungi, Senin (2/10).

Menurut dia, dalam perang asimetris harus dipahami bahwa tidak jelas siapa yang menjadi kawan dan lawan. Apalagi isu tersebut juga menumpang dengan berbagai pertarungan opini yang begitu dahsyat di meja media mainstream dan media sosial.

"Simpelnya, apa yang diinginkan Presiden Jokowi tentu menjadi perhatian kita bahwa politik itu memang ada momentum pertarungannya. Tapi, kalau kemudian prosesnya destruktif tentu itu tidak akan menguntungkan bagi proses perbaikan kinerja pemerintahan Jokowi."

Intinya, imbuh dia, semua orang boleh melakukan manajemen isu. Pun isu yang digunakan tidak boleh ditarik ke sejumlah hal yang memiliki potensi berdaya ledak tinggi, semisal isu suku, agama, ras, dan antargolongan ataupun pernyataan-pernyataan yang sifatnya bisa memicu konflik horizontal.

Diinggung apakah pergantian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dapat menyelesaikan masalah, Gun hanya menjawab diplomatis. Ia juga enggan berkomentar apakah keberadaan Gatot bakal menjadi Brutus di lingkaran satu Presiden, khususunya dalam menuntaskan tahun politik.

"Kalau itu (resuffle) silakan tanya Presiden. Kalau misalnya kita menuntut Panglima TNI diganti orangnya, itu juga akan melahirkan turbulensi baru," pungkas Gun. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya