Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

TNI Tambah KRI Cari Korban Kecelakaan Kapal Perang AS vs Kapal Tanker

MICOM
22/8/2017 15:20
TNI Tambah KRI Cari Korban Kecelakaan Kapal Perang AS vs Kapal Tanker
(ANTARA)

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menambah dua Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk mencari para korban kecelakaan laut antara Kapal USS John S Mccain (DDG) 56 dengan kapal tanker MV Alnic MC berbendera Liberia di Selat Malaka.

"TNI AL juga memperkuat pencarian para korban dengan menggunakan satu pesawat maritim," kata Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV, Mayor Laut (KH)
Josdy Damopolii, di Tanjungpinang, Selasa (22/8).

Ia menjelaskan penambahan dua KRI dan satu pesawat maritim disebabkan pencarian terhadap para korban diperluas. Dilaporkan sebanyak 10 korban
Kapal DDG milik AL Amerika Serikat yang bertabrakan dengan MV Alnic di timur Selat Malaka, Tanjung Pergam, Kabupaten Bintan pada Senin (21/8) pagi.

Lantamal IV juga menugaskan puluhan anggota TNI AL untuk mencari para korban di bibir pantai sekitar Bintan dengan menggunakan Kapal Patroli Laut.

Berdasarkan arah angin dan arus laut, menurut dia para korban potensial terbawa arus ke sekitar perairan Bintan. Diperkirakan para korban yang tidak dapat menyelamatkan diri saat ini dalam kondisi terapung, karena sudah sehari peristiwa tabrakan itu terjadi.

"Pencarian para korban tidak hanya di tengah laut, melainkan juga di area hutan bakau dekat bibir pantai," ucapnya.

Sebelumnya, Lantamal IV/Tanjungpinang mengerahkan KRI Cucut-886 dan KRI Parang-647 serta satu helikopter untuk mencari para korban kecelakaan laut
antara Kapal USS John S Mccain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC berbendera Liberia. Komandan Lantamal IV Laksamana TNI Ribut Eko Suyatno, mengatakan Kapal DDG 56 mengalami kerusakan di bagian buritan lambung kiri bangunan kapal dalam peristiwa tabrakan itu.


"Setelah mendapat informasi itu, saya berkoordinasi dengan jajaran Gugus Keamanan Laut Barat, Laksma TNI Bambang Irawanto dan jajaran Pos Angkatan Laut Berakit, Posal Lagoi. Kami juga menugaskan anggota dari unsur Patroli Keamanan Laut Lantamal IV untuk membantu menyelamatkan para korban," ujarnya.

Sementara itu, di lokasi kejadian, upaya penyelamatan para korban juga dilakukan Malaysian Maritime Enforcement Agency dan Royal Malaysian Navy dengan mengerahkan satu kapal dan dua kapal cepat.

Pemerintah Singapura juga menugaskan Police Coast Guard dan Royal Singapore Navy. Satuan ini melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR. "Satu Heli Sea Hawk dari USS John S Mccain telah diterbangkan melakukan pencarian dilokasi kejadian," ujar Eko.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya