Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Upaya Pertemuan Elite Bangsa Perlu Diwujudkan

Golda Eksa
21/8/2017 14:34
Upaya Pertemuan Elite Bangsa Perlu Diwujudkan
(ANTARA/Agus Suparto)

WAKIL Presiden RI Ke-6 Try Sutrisno mengapresiasi pertemuan sejumlah mantan pimpinan bangsa pada perayaan HUT Ke-72 RI di Istana Merdeka. Ia berharap pertemuan tersebut bisa berlanjut dan tidak terkesan temporer.

"Semua yang baik itu harus berlanjut karena ini strategis dan urgen, ya. Sekarang saatnya kita berada di persimpangan jalan. Kalau kamu tidak tonjolkan jati diri bangsa Indonesia, tenggelam kamu," ujar Try kepada wartawan usai acara Festival Prestasi Indonesia 2017 Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP), di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (21/8).

Menurut dia, saat ini terlalu banyak informasi yang masuk dari luar, seperti isme-isme lain yang jelas tidak cocok untuk Indonesia. Persoalan itu pun tidak boleh dianggap sepele, namun menjadi tugas bersama untuk menyelesaikannya.

Ia berharap tugas itu juga mendapat dukungan dari awak media, yakni dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui pemberitaan yang menyejukkan masyarakat terkait kondisi kebangsaan.

"Dengan ini semua kita nanti akan punya ketahanan nasional, modal ketahanan pribadi. Dari sanalah kita bangkit untuk kejayaan Indonesia," terang dia.

Pemberitaan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, menilai pertemuan elite bangsa yang dihadiri para mantan presiden dan wakil presidem sedianya dapat berlanjut dengan agenda membahas pelbagai persoalan bangsa, termasuk upaya untuk mencari solusi secara bersama-sama.

"Mereka ini kan kebetulan petinggi partai dan mereka, kan masing-masing pernah menjabat, pernah mengabdi. Mereka juga representatif konstituen, masyarakat. Jadi tentu kami Gerindra sangat menyambut baik," ujarnya.

Meski pertemuan tersebut hanya simbolis atau belum ada pembicaraan secara khusus dan mendalam, namun tetap dianggap penting bagi masyarakat di akar rumput. Apalagi kaitannya dengan situasi politik yang cukup memanas di Tanah Air.

"Pertemuan-pertemuan semacam itu justru penting dan perlu dilanjutkan secara berkesinambungan. Bahkan ke depan perlu ada juga disampaikan secara terbuka, bersama-sama tentang kebhinekaan, keberagaman, dan pentingnya persatuan. Tidak hanya seremonial ketemu dan foto saja."

Menurut dia, wacana pertemuan khusus, semisal diskusi mengenai permasalahan bangsa sebaiknya segera direalisasikan. Dengan demikian masyarakat bisa melihat bahwa para elite bangsa kompak bersatu serta dapat meredakan berbagai perbedaan di arus bawah.

"Pertemuan itu sebagai titik awal, bagus. Foto di Istana pakai pakaian adat juga bagus karena itu simbolisasinya positif," tandasnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya