Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyindir adanya dualisme organisasi diaspora Indonesia. Kalla meminta dua organisasi bersatu agar tidak membingungkan masyarakat.
"Jangan membingungkan masyarakat, saya sendiri bingung," kata Kalla di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (21/8).
Sindiran itu disampaikan dalam acara pembukaan Kongres Diaspora Indonesia. Kalla bingung karena kongres diaspora pernah diadakan beberapa bulan sebelumnya. Pria asal Makassar ini meminta para diaspora Indonesia tidak meniru fenomena yang ada di partai politik Indonesia.
Beberapa partai politik di Indonesia sempat mengalami dualisme kepengurusan. Hal ini, tambah Kalla, terjadi karena semua orang berambisi mendapatkan posisi penting.
"Selain membingungkan Anda punya anggota, saya juga bingung, saya sebenarnya ragu hadir," tambah dia.
Karena bingung, Kalla bertanya kepada Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Kalla pun akhirnya tahu ada masalah dalam organisasi (diaspora) ini.
"Bahaya nanti ketemu di luar negeri sama pejabat pemerintahan, nanti ketemu yang satu, malah ketemu lagi, bingung dia," kata Kalla sambil tertawa.
Kalla pun meminta Retno menyelesaikan dualisme organisasi ini. Jika Retno tidak bisa menyelesaikan, Kalla berjanji 'turun gunung' menyelesaikan dualisme tersebut.
"Nanti saya bawa ke Malino supaya aman. Itulah supaya ini tidak membingungkan," tegas Kalla disambut tawa undangan.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved