Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu

PS/YH/N-1
20/8/2017 06:33
Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu
(Ilustrasi -- MI/Rudi Kurniawansyah)

PERSONEL Direktorat Narkoba Polda Sumatra Utara menggagalkan pengiriman 1 kilogram sabu asal Malaysia. Aparat juga menembak mati salah seorang di antara tiga tersangka yang hendak kabur dan merampas senjata petugas.

Wakil Kapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto di Kota Medan, kemarin, mengatakan kejadian itu berawal dari informasi pe­ngiriman sabu dari Aceh menuju Medan pada Kamis (17/8) malam.

“Infonya, narkoba dikirim dari Aceh dengan tujuan Palembang. Sabu asal Malaysia,” kata Agus.

Aparat kemudian menyetop sebuah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan pelat nomor BK 1381 IM di daerah Besitang, Kabupaten Langkat, sekitar pukul 22.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia, di dalam mobil itu ada tiga orang, yakni Yossi Andrian Putra, Bahtiar, dan Musliadi. Saat dicegat, Yossi sempat mengaku sedang membawa pejabat sembari menunjuk Musliadi yang berpura-pura tidur.

Akan tetapi, tim tetap memeriksa kendaraan dan mendapati 1 kg sabu.

Agus menambahkan, berdasarkan interogasi terhadap ketiga tersangka, petugas mendapatkan informasi sabu itu merupakan pesanan seorang warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

“Saat dalam perjalanan menuju rumah pemesan, tersangka Musliadi mencoba melawan dan merampas senjata petugas. Petugas memberi peringatan hingga tindakan tegas dan terukur terhadap Musliadi. Namun, akhirnya dia meninggal dunia,” jelasnya.

Agus menuturkan selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah Musliadi dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung menambahkan sabu tersebut dikemas dengan bungkusan teh dari Malaysia.

Menurut dia, Musliadi berhubungan langsung dengan bandar narkoba di Malaysia. Bahkan, menurut Hendri, Musliadi sudah berulang kali menyelundupkan sabu ke Kota Medan sekitar 10 kilogram per minggu.

Untuk pengembangan kasus, sambung dia, Polda Sumut berko­ordinasi dengan Polda Aceh, Polis Diraja Malaysia, dan kepolisian Tiongkok. Komunikasi itu bertujuan menelusuri sejumlah nama yang ada di telepon seluler para tersangka. (PS/YH/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya