Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pertemuan Para Mantan, Puan: Jauh di Mata Dekat di Hati

Rudy Polycarpus
18/8/2017 22:23
Pertemuan Para Mantan, Puan: Jauh di Mata Dekat di Hati
(MI/PANCA SYURKANI)

SEMUA yang pernah menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI seyogianya tetap menjaga hubungan baik. Pasalnya, kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, hal itu menjadi simbol kerukunan para elite bangsa yang akan diteladani masyarakat.

"Dengan menunjukkan sebagai pemimpin itu kita bisa memberi contoh teladan, kita tidak boleh lupa bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk Indonesia," ujar Puan ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (18/8).

Ditanyai apakah pertemuan Presiden dengan para mantan itu perlu dirutinkan, Puan merasa hal itu bukan keharusan. Namun, ia tetap menganggap pertemuan seperti kemarin adalah hal yang baik.

"Saya kira baik suasana kekeluargaan, kerukunan. Tapi, tidak harus juga kalau ada acara di istana harus selalu bertemu. Jauh di mata dekat di hati," ujar putri Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu.

Kehadiran Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di acara HUT RI-72 menarik perhatian publik. Apalagi di saat yang sama Presiden ke-6 itu bertemu dengan Megawati. Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, SBY tak pernah menghadiri HUT RI di Istana Presiden. Sebaliknya, selama 10 tahun pemerintahan SBY, Megawati tak pernah menghadiri HUT RI di Istana.

Puan berharap, para elite politik mengedepankan kesejahteraan rakyat serta menepikan ego sektoral.

"Kami harapkan apapun yang menjadi instropeksi atau evaluasi itu adalah hal-hal yang berkaitan untuk kesejahteraan rakyat. Jadi bukan personal," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya