Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI memaklumi kekecewaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, terhadap proses penyidikan perkaranya yang belum tuntas. Lamanya penanganan kasus penyiraman air keras ke mata Novel juga menyebabkan beberapa pegiat antikorupsi pesimistis Polri bisa menuntaskannya.
"Sebagai manusia, wajar ia kecewa melihat kasusnya belum terungkap. Siapa pun juga akan kecewa, bukan Novel saja," ujar Wakapolri Komjen Syafruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, kekecewaan Novel terhadap proses penyidikan yang berjalan disampaikan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Alghiffari Aqsa setelah Novel diperiksa penyidik Polri di Singapura, Senin (14/8) . Alghiffari mengatakan Novel kecewa dengan hal teknis penyidikan kasus penyiraman air keras yang menimpanya.
Menanggapi hal tersebut Wakapolri Syafruddin memastikan kepolisian tetap serius menyidik kasus yang menimpa Novel walaupun yang bersangkutan merasa dikecewakan. Menurut Syafruddin, keseriusan Polri jelas terlihat dari pelibatan KPK untuk menguak kasus tersebut. Baca juga: Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Novel Mendesak Dibentuk
"Bisa mengikuti keseriusan Polri, keseriusan KPK yang sudah bergabung dalam satu tim dan dilihat nanti hasilnya," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved