Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
POLEMIK pengadaan gedung baru DPR RI yang bisa dipastikan muncul tiap tahun dalam beberapa tahun belakangan ini, di mata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD adalah sekadar upaya cari-cari proyek.
"Untuk apa itu (gedung baru DPR). Gedung DPR kita itu sudah mewah," kata dia, Selasa (15/8).Bahkan, Mahfud menyebut, gedung parlemen di negara-negara lain banyak yangjauh lebih jelek."Terkesan mencari-cari proyek. Kita khawatir nanti seperti KTP elektronik lagi,"kata dia.
Mahfud lalu menceritakan, pada 2009 pernah pula ada rencana membangun gedung baru dengan anggaran Rp 1,7 triliun. Namun, rencana itu dibatalkan karena protes masyarakat.
Meskipun batal, uang untuk perencanaan dan konsultan sudah dikeluarkan. Menurut dia, mestinya uang yang sudah keluar tersebut diselesaikan. Namun, belum tuntas uang yang sudah dikeluarkan, sudah mau membangun gedung baru dengan anggaran Rp 5,7 triliun.
"Usul saya agar (rencana pembangunan gedung baru) tidak setujui (Presiden Jokowi). Tidak ada gunanya. bangun gedung baru," kata dia. Baca juga: Pemerintah Tolak Usulan Pembangunan Gedung Baru DPR
Menurut Mahfud, posisi Presiden Joko Widodi kuat. Presiden tidak perlu takut keputusannya akan membuat dukungan di parlemen berkurang. Rakyat, lanjut Mahfud, bersama Presiden Joko Widodo.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved