Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Densus Tangkap 2 Terduga Teroris

JI/Ant/P-5
15/8/2017 07:22
Densus Tangkap 2 Terduga Teroris
(Polisi berpakaian sipil berjaga di rumah terduga teroris Abdul Goni di Kel. Kudaile, Kab. Tegal, Jawa Tengah, kemarin. Menurut Polres Tegal, Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Minggu (13/8) menangkap dua terduga teroris. -- ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

DENSUS 88 Antiteror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris berinisial AG dan GM di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu (13/8). Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, keduanya diduga terlibat dalam pendanaan dan keberangkatan ke Marawi, Fili-pina. “AG dan GM ditangkap di Slawi pada Minggu. Yang bersangkutan terkait dengan pendanaan ke Marawi,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

GM merupakan warga RT 01 RW 02 Kelurahan Kudaile, Slawi. AG warga RT 07 RW 02 Kelurahan Kudaile. Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda di kawasan Slawi. Keduanya masih diperiksa intensif oleh penyidik Densus 88.

Polisi memiliki waktu 7x24 jam untuk mengumpulkan bukti dan menetapkan keduanya terlibat tindak terorisme atau tidak. Keduanya akan dijerat dengan Undang-undang Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, terduga AG merupakan Abdul Goni. Rusmiyati yang merupakan Ibunya Abdul Goni mengaku kaget atas penangkapan anaknya. Ia mengaku baru mengetahui perihal penangkapan tersebut dari salah seorang keponakannya.

“Saya padahal seharian di rumah, tapi tidak tahu. Mungkin waktu ditangkap, anak saya sedang di luar rumah. Saya tahunya dari keponakan dan Pak RT,” tutur Rusmiyati, kemarin.

Rusmiyati menambahkan anaknya sehari-hari bersikap baik dan selalu menuruti perintah orangtua. “Sama sekali tidak menunjukkan perilaku yang radikal,” ucapnya.

Paman Abdul Goni, Aspari, menuturkan keponakannya sehari-hari tidak bekerja dan tinggal bersama ibu serta dua adiknya.

“Dulu memang pernah bekerja di Tangerang, tapi sekarang menganggur,” jelas Aspari.
Sementara itu, Ketua RT 01/ RW II, Gunawan, membenarkan salah seorang warganya ditangkap karena menjadi terduga teroris. Warga tersebut bernama Gilang Marek.

“Setahu saya Gilang itu berprofesi sebagai tukang servis barang-barang elektronik,” ujar Gunawan. (JI/Ant/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya