Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGUNAN rumah di Cluster Taman Venesia, Jalan Venesia Selatan, No 99, Perumahan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, itu mirip sebuah istana. Empat belas pilar tinggi dan atap berbentuk kubah membuat rumah itu terlihat sangat kukuh.
Bangunan seluas 1.200 m2 berarsitektur Eropa dengan balutan warna putih itu tampak paling mewah. Namun, rumah milik bos First Travel Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan itu kini sepi dan sudah disegel.
Hampir setiap hari banyak orang mendatangi rumah supermewah itu untuk menagih uang. “Tadi pagi ada yang datang. Dia bilang perwakilan dari 160 korban penipuan Andika. Tadinya mereka berniat mau ambil barang di dalam rumah itu, tapi ternyata sudah disegel,” jelas tetangga Andika yang enggan disebut namanya.
Sejak menjadi tersangka kasus penipuan umrah, rumah senilai Rp11 miliar itu diberi garis polisi. Masih menurut cerita tetangga, sang pemilik secara kasatmata bergaya hidup wah. Senang mengadakan pesta sambil membakar petasan dan mengoleksi mobil mewah. Furnitur rumahnya pun berkelas atas.
“Mobilnya banyak. Semuanya warna putih.Ada Alphard, Hummer, Mini Cooper, Mercy, BMW, Fortuner, Sirion yang knalpotnya berisik, VW, dan Pajero Sport. Itu yang saya sering lihat kalau pagi atau sore terparkir di dalam. Ada juga mobil-mobil operasional seperti Grand Max,” tuturnya lagi.
Namun, lanjutnya, sejak bulan puasa lalu mobil-mobil itu tidak terlihat. Apa yang dikatakan sang tetangga benar adanya. Pihak kepolisian telah menyita sejumlah aset milik bos biro perjalanan umrah itu. Di halaman Gedung Bareskrim Polri kini terparkir enam mobil sitaan, tiga di antaranya Volkswagen Caravelle putih bernomor polisi F 805 FT, Mitsubishi Pajero Sport F 111 PT, dan Toyota Velfire F 777 NA.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan mobil-mobil itu termasuk aset yang disita terkait dengan kasus First Travel.
“Penyidik juga menemukan ribuan paspor milik calon jemaah First Travel. Berdasarkan data Bareskrim Mabes Polri, ada puluhan ribu korban penipuan Andhika dengan kerugian mencapai sekitar Rp500 miliar,” ujar Setyo.
Penyidik masih melacak ke mana aliran dana dari First Travel itu. Pasalnya, hanya ditemukan Rp1,3 juta dari total delapan rekening yang disita. (Dede Susianti/Nicky/ X-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved