Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

KPK Berharap Setelah Novel Diperiksa Polri Cepat Menangkap Pelaku

Dero Iqbal Mahendra
14/8/2017 22:21
KPK Berharap Setelah Novel Diperiksa Polri Cepat Menangkap Pelaku
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PEMERIKSAAN Novel Baswedan oleh Polri telah berakhir pada pukul 17.00 waktu Singapura pada Senin (14/8) diharapkan dapat mempercepat pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu.

Penyidik Polri dalam pemeriksaan yang dilakukan di kantor Kedutaan Besar RI di Singapura itu menggali informasi yang diketahui Novel terkait peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Novel pada 11 April 2017 lalu.

"Ada sekitar 20 pertanyaan yang ditanyakan terkait peristiwa 11 April dan kronologis sebelum dan sesudah kejadian. Tentunya hanya dari apa yang Novel ketahui," terang Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di Gedung KPK Jakarta, Senin (14/8).

Baca juga: Diperiksa Polisi, Novel Mengaku Kecewa Proses Penyidikan Kasusnya

KPK berharap dengan adanya proses pemeriksaan kali ini akan ada proses analisis lebih lanjut. KPK juga berharap dari pemeriksaan tadi terdapat informasi yang signifikan yang dapat mengungkap pelaku.

Febri mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan oleh penyidik Polri, Novel ditemani oleh para pemimpin KPK. Meski begitu terkait informasi yang beredar dari tim advokasi, dirinya belum mendapatkan informasi secara terperinci namun membenarkan dalam pemeriksaan tadi Novel juga di temani oleh tim advokasi.

Dalam pemeriksaan itu Novel juga menyayangkan Polri tidak menemukan sidik jari pada cangkir yang digunakan untuk menyiram dirinya dengan air keras. Padahal sebagai salah satu bukti penting untuk mengungkap pelaku kasusnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya