Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Ketua KPK Dampingi Pemeriksaan Novel

Dro/P-4
14/8/2017 06:49
Ketua KPK Dampingi Pemeriksaan Novel
(Juru Bicara KPK Febri Diansyah. -- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

RENCANA kunjungan Ketua KPK dengan Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban penyiraman air keras, Novel Baswedan, akhirnya dapat diwujudkan. Hari ini Ketua KPK Agus Rahardjo dan Polri dijadwalkan bertolak ke Singapura guna pemeriksaan saksi.

“Benar, besok Ketua KPK akan menemani Novel di Singapura,” ungkap juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Minggu (13/8).

Tim KPK akan mendamping­i Novel Baswedan terkait dengan rencana pemeriksaan oleh tim penyidik Polri. Rencana tersebut disampaikan sebagaimana disampaikan dalam surat dari Polri kepada KPK pada Jumat (11/8) lalu.

Pihak KPK dan Polri telah melakukan koordinasi dan direncanakan bahwa pemeriksaan hari ini tidak dilakukan di rumah sakit tempat Novel dirawat. Pemeriksaan nantinya direncanakan akan dilaksanakan di KBRI di Singapura.

Meski begitu, Febri menekankan bahwa pemeriksaan korban bukan menjadi syarat ditemukan atau tidaknya pelaku penyerangan. “KPK berharap setelah adanya pemeriksaan ini, dapat suatu titik terang dari kasus yang menimpa penyidik KPK tersebut,” ujarnya.

Pihaknya berharap bila pelaku penyerangan telah bisa diproses, nantinya juga akan mendapatkan aktor intelektual dari penyerangan tersebut. Terlebih setelah adanya perhatian Presiden akan penyelesaian kasus penyerangan ini.

Setelah lebih dari 120 hari sejak Novel diserang 11 April 2017 lalu, beberapa hari menjelang rencana operasi besar mata kiri Kamis (17/8), Novel mengatakan sejak awal bersedia untuk memberikan informasi dan diperiksa. Sejumlah informasi yang dimiliki Novel pun pernah disampaikan kepada penyidik yang pergi ke Singapura sebelumnya.

Febri menyebutkan terkait dengan rencana operasi dan apa pun yang akan terjadi setelah itu, Novel mengaku ikhlas. Pihak KPK dan keluarga berharap doa dari seluruh pihak agar ope­rasi dan segala perawatan berhasil, dan para penegak hukum diberi kekuatan untuk mengungkap kasus itu. (Dro/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya