Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan Kursus Politik yang bertemakan "Pancasila: Jiwa dan Kepribadian Bangsa Indonesia" di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (13/8). Di angkatan pertama ini, PDIP khusus mengundang seluruh media sebagai pesertanya.
"Khusus di angkatan pertama kami undang rekan-rekan jurnalis, baik dari media nasional maupun daerah. Tugas ini kita penuhi untuk melaksanakan pendidikan poliitk. Dari undangan yang kami sebarkan, mayoritas pemimpin media merespon dengan baik dan mengirimkan perwakilannya mengikuti kegiatan ini," ujar Kepala Badiklat Pusat DPP PDIP, Daryatmo Mardiyanto di Kantor DPP PDIP.
Ia menyebut media yang mengkonfirmasi untuk ikut dalam kegiatan tersebut ada 101 orang peserta dengan komposisi 70 media nasional, 31 media daerah atas rekomendasi DPP PDIP. Rinciannya, terdiri dari 10 orang media cetak, 13 orang media elektronik, 1 orang dari kantor berita, 28 orang dari media online, 5 orang dari majalah dan 7 orang dari media komunitas keagamaan.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristyanto menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan tersebut. Dikatakannya, insan pers sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran penting untuk memerikan pencerahan bagi masyarakat. Untuk itu, sambung dia, pers juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan penerangan tentang pemahaman ideologi bangsa, yakni Pancasila.
"Kami merenungkan apa yang pernah diucapkan Bung Karno pada tahun 1957 bahwa ada dua hal yang menerangi dunia yaitu matahari dan insan pers. Kekuatan itulah yang bisa menerangi dunia," ujar Hasto.
Hadir pada kesempatan tersebut antara lain, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Ahmad Basarah, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP Idham Samawi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, dan Deputi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Haryono.
Kursus tersebut sebelumnya juga diberikan pengantar oleh budayawan sekaligus wartawan senior, Mohamad Sobary. Pada sore harinya, Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri juga hadir memberikan pengarahan.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved