Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rakernas PAN tidak Bahas Posisi di Kabinet

Antara
08/8/2017 16:50
Rakernas PAN tidak Bahas Posisi di Kabinet
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

RAPAT Kerja Nasional III PAN dipastikan tidak akan membahas terkait posisi partai tersebut di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ketua Pelaksana Rakernas PAN Yandri Susanto menyebut isu itu tidak dibahas karena selama ini hubungan dengan pemerintah berjalan baik.

"Tidak akan dibahas dalam Rakernas karena hubungan PAN dengan pemerintah berjalan baik terutama antara Ketua Umum PAN dengan Presiden Joko Widodo," kata Yandri dalam komferensi di Ruang Rapat Fraksi PAN di Jakarta, Selasa (8/8).

Dia mengatakan terkait kabinet tergantung Joko Widodo, sehingga PAN menghormati itu dan sejauh ini hubungan PAN dengan pemerintahan Jokowi-JK berjalan baik-baik saja.

Menurut dia sikap PAN mengenai isu kekinian di Pilkada Jakarta 2017 dan RUU Penyelenggaraan Pemilu, merupakan sikap mandiri yang ditunjukkan partainya.

"Sikap PAN mengenai isu kekinian di Pilkada Jakarta dan RUU Pemilu
merupakan sikap kemandirian PAN," ujarnya.

Selain itu menurut dia, dalam Rakernas, kecil kemungkinan dibahas mengenai calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung PAN dalam Pilpres 2019. Hal itu menurut dia karena masih ada Rakernas di 2018 dan di tingkat Panpel belum dibahas terkait hal tersebut.

"Memang PAN lakukan Rakernas sebelum Pilpres dan keputusan mengusung calon presiden ada di Rakernas. Namun apakah diputuskan di Rakernas besok atau bukan, masih ada Rakernas berikutnya," ujarnya.

PAN akan menggelar Rapat Kerja Nasional III pada 21-23 Agustus 2017 di Bandung, memperkuat konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Pilkada 2018, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presdien 2019.

"Ini agenda Rakernas tahunan ketiga di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan. Di Bandung karena tempat itu strategis menghadapi Pilkada 2018 sehingga untuk memperkuat konsolidasi," kata Yandri.

Ia mengatakan PAN ingin memaksimalkan konsolidasi organisasi khususnya menghadapi Pilkada 2018 sehingga dalam acara itu akan mendengarkan laporan dari semua pengurus PAN di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait kondisi kekinian partai.

Menurut dia, partainya juga ingin melihat konsolidasi pencalegan karena April 2018, KPU sudah mulai menggulirkan Daftar Calon Sementara (DCS).

Rakernas PAN rencananya akan diikuti seluruh anggota PAN mulai tingkat DPP hingga DPC. Diperkirakan dihadiri 5.000 orang dan akan mengundang para calon kepala daerah yang diusung PAN dalam Pilkada 2018. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya