Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

BNN Soroti Maraknya Peredaran Narkoba di Lapas

Antara
08/8/2017 16:12
BNN Soroti Maraknya Peredaran Narkoba di Lapas
(Ilustrasi)

BADAN Narkotika Nasional (BNN) menyoroti lemahnya pengawasan di lembaga pemasyarakatan (lapas) sehingga peredaran narkoba di tempat tersebut semakin marak akhir-akhir ini.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso mengatakan kasus peredaran melalui lapas terjadi selain karena sipir yang lalai, juga karena para bandar punya kekuatan dari segi finansial yang luar biasa.

"Yang terjadi di Lapas, memang itu jaringan yang bekerja. Seperti itu dan tak bisa dibantah," kata Budi seusai sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di UPN Veteran, di Surabaya, Selasa (8/8).

"Bahkan sebelum saya masuk ke ruangan aula tadi, saya dapat laporan jika di Kalimantan Barat pengedar adalah narapidana di lapas, tapi keluar masuk dari lapas dan bekerja di luar untuk mengedarkan narkotika dan kita temukan 17 kilogram narkoba," sambungnya.

Persoalan itu, aku dia, seperti tidak pernah terselesaikan. BNN sudah berupaya, namun tidak mungkin mencampuri urusan instansi lain. Untuk itu ia menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada Kementerian Hukum dan HAM dan Dirjen Lapas untuk menangani.

"Saya sudah sampaikan berkali-kali. Dari Dirjen Lapas seolah-olah yang penting ada jawabannya, 'Tidak terjadi seperti itu, kita akan selidiki persoalan itu'. Sudah benar (terbukti) kok mau diselidiki. Harusnya kita belajar dari permasalahan itu dan kita ungkap akar permasalahan itu," ucap Buwas, menegaskan.

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan untuk membenahi dan melakukan langkah-langkah nyata di Lapas. Menkumham juga mengkhususkan empat lapas untuk narkoba. Tapi yang penting adalah sistem yang harus diperhatikan.

"Saya pernah mengusulkan, pengedar atau bandar untuk tidak dijaga manusia karena selama manusia akan bisa disuap dengan uang. Tapi dijaga oleh buaya. Buaya tidak akan bisa disuap oleh uang," ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Dia menyatakan jika sistemnya tidak diubah maka akan terjadi kasus pengedaran narkoba melalui lapas. Itu karena pihaknya sudah mengalami berkali-kali.

"Penjaga Lapas mengedarkan narkoba itu, iya. Nyabu bareng-bareng juga iya. Bahkan bandar di sana punya CCTV yang mengawasi petugas. Saya berharap beberapa pihak memperbaiki ini semua dan tak hanya mencari pembenaran akan hal itu," kata dia. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya