Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian sudah merilis sketsa wajah satu dari dua terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan seusai menghadap Presiden, Senin (31/7).
Meski demikian, menurut Kabid Humas Polda Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, sketsa tersebut belum tentu pelaku penyerangan. Sketsa dibuat berdasar keterangan saksi yang melihat orang tak dikenal saat penyerangan.
"Bukan pelaku ya, itu bukan pelaku. Jadi ada orang atau saksi yang melihat seseorang yang ada di situ yang dia tidak dikenal, (namanya) belum tahu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/8).
Argo menjelaskan, polisi masih mempunyai satu sketsa lain yang masih disempurnakan pembuatannya. Dengan adanya sketsa tersebut, Argo berharap masyarakat segera melapor jika melihat sosok yang mirip dengan sketsa yang sudah ditunjukan Tito Karnavian.
Jika sudah mendapat laporan, lanjut Argo, penyidik akan langsung memeriksa orang tersebut.
"Ya kita tunggu dari masyarakat yang melihat wajah seperti itu, kita juga mencari yang seperti itu ya. Nanti kita periksa dulu kan alibinya, ada di mana orang itu saat kejadian," jelas Argo.
Sebelumnya Tito menjelaskan, sketsa dibuat berdasarkan dua orang yang melihat orang mencurigakan di masjid dekat rumah Novel. Orang itu diduga kuat pengendara motor yang terlibat penyiraman air keras kepada Novel usai salat Subuh, 11 April 2017.
Pelaku berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 35 tahun, tinggi badan sekitar 167 cm. Pelaku memiliki wajah bulat dengan kulit sawo matang dan berambut ikal keriting pendek.
Menurut Novel, sketsa wajah ini berbeda dengan perawakan empat orang yang sudah diperiksa sebelumnya, yakni Ahmad Lestaluhu, Hasan, Muklis, dan Miko Panji Tirtayasa. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved