Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan umat Islam Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI dengan dasar Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ia meminta umat untuk tidak percaya kepada ulama yang ingin mengubah Pancasila.
“Pancasila sebagai dasar negara sudah final. Jadi jangan lagi diubah, siapa pun enggak boleh mengubahnya. Bahkan ulama kalau ngajak mengubah, jangan percaya,” tegas Gatot dalam kajian pagi Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Surakarta, Jateng, kemarin.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bersatu untuk menghadapi musuh-musuh yang menghendaki NKRI pecah. Sekarang ini, kata Panglima TNI, sudah bermunculan organisasi kemasyarakatan yang radikal dan bertentangan dengan ideologi Pancasila.
Siapa pun termasuk ulama, imbuh Jenderal Gatot, tidak boleh mengubah Pancasila. Jika sampai ada yang mempunyai keinginan itu, diyakini ia bukan ulama Indonesia. Gatot lebih percaya bahwa ulama Indonesia tak akan memecah belah bangsa dan tetap menjaga keutuhan NKRI.
“Dia yang ingin mengubah adalah ulama dari luar, atau ulama asli Indonesia, tapi sudah dipengaruhi luar dan dibayar untuk merusak Indonesia. Ingat itu,” tandasnya.
Gatot pun sangat berharap ulama akan terus menjadi pemimpin umat yang menyatukan. “Yang menyatukan bangsa ini siapa? Para ulama. Setelah satu, yang memotori perjuangan dengan membuat divisi siapa? Para ulama. Yang merumuskan dasar negara agar bangsa ini langgeng abadi siapa? Para ulama. Maka bohong jika para ulama akan merusak negara ini.’’
Ketua MTA Ustaz Sukina mengatakan pihaknya bersama ulama lain mendukung Pancasila sebagai dasar negara serta kuatnya NKRI untuk menghadapi infiltrasi kekuatan asing. (WJ/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved