Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Presiden dan Ulama Kalbar Bangun Sinergi

Pol/P-2
28/7/2017 07:02
Presiden dan Ulama Kalbar Bangun Sinergi
(Presiden Joko Widodo (kelima dari kanan), didampingi Mensesneg Pratikno (keempat dari kanan), bertemu para ulama dari Kalimantan Barat (Kalbar) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/7). -- MI/Panca Syurkani)

PRESIDEN Joko Widodo menerima kunjungan ulama dari Kalimantan Barat, di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Rombongan ulama dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Barat, Basri Har. Pekan sebelumnya, Presiden menerima sejumlah ulama dari Sulawesi Selatan.

Menurut Ketua Tanfidz Nahdlatul Ulama Kalbar Hildi Hamid, pada pertemuan itu Presiden mengingin­kan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan ulama. Ulama berperan menguatkan peran umat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena ketika dua kelompok ini, antara ulama dan umara (pemerintah), tidak clear, akan jadi masalah bagi negara kita,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden juga menyinggung soal Perppu tentang Organisasi Kemasyarakat­an. Menurut Hildi, ulama se-Kalbar memahami kebijakan pemerintah tersebut. Demikian pula dengan masyarakat Kalbar, mereka tidak mempersoalkan keberadaan perppu. Deputi I Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Anas Saidi mengimbau pemerintah tidak menafikan kekhawatiran sejumlah elemen masyarakat atas Perppu Ormas yang berpotensi memicu otoritarianisme.

Menurutnya, ­konsiderans perppu seharusnya menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan ormas anti-Pancasila. Termasuk menanggapi kelompok masyarakat yang berargumentasi tidak ada situasi genting yang memaksa sebagai persyaratan normatif-konstitusional sebagaimana diatur Pasal 22 UUD 1945. (Pol/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya