Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung berupaya meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum, sekaligus memulihkan citra yang selama ini dinilai masih kurang mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kejaksaan pun berkomitmen untuk tetap melakukan introspeksi, evaluasi, serta tetap gigih menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.
Lantas, bagaimana cara untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat serta meningkatkan prestasi dan pengabdian dalam penegakan itu? Berikut petikan wawancara Media Indonesia dengan Jaksa Agung HM Prasetyo seusai acara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 Tahun 2017, di lapangan upacara Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (22/7).
Kira-kira apa saja tantangan yang dihadapi dalam penegakan hukum dewasa ini?
Ya, saya rasa semua tahu sekarang bagaimana situasi dan kondisi di tengah masyarakat. Tantangan di segala aspek politik, ekonomi, keamanan, semua silih berganti dan harus dihadapi. Termasuk dinamika perubahan peraturan dan perundang-undangan yang harus disikapi dengan meningkatkan profesionalitas, bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan penuh semangat, dan jangan pernah patah semangat.
Sebagai pemimpin Korps Adhyaksa, apa tujuan yang ingin dicapai dari pelbagai upaya membangun citra penegak hukum tersebut?
Tujuan kita ialah bagaimana mengantarkan negara dan bangsa ini dalam melanjutkan cita-cita untuk menyejahterakan masyarakat melalui program-program yang dilakukan. Itu semua harus kita kawal, kita dampingi, dan tentu kita amankan.
Kejaksaan mendapat penilaian dan opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan dan predikat B dalam reformasi birokrasi dari Kemenpan RB, termasuk dinilai pegiat antikorupsi sebagai institusi yang paling banyak mengungkap perkara korupsi. Apakah prestasi itu kurang memuaskan?
Seluruh capaian itu memang perlu kita syukuri. Namun, teman-teman dan para pejabat di kejaksaan tidak harus berpuas diri. Jangan berhenti, tetap harus berbuat untuk mencurahkan segenap perhatian, pikirannya, dan tenaganya untuk kepentingan bangsa.
Khususnya, melalui penegakan hukum yang baik, profesional, dan proporsional. Karena jujur harus diakui tentang masih banyaknya hal yang harus kita perbaiki dan benahi bersama.
Sejauh ini bagaimanakah hubungan antara kejaksaan dan institusi-institusi penegak hukum lainnya dalam menjalankan tugas?
Hubungan dengan sesama penegak hukum selama ini semua pihak sudah bisa melihat. Hubungan kami sangat harmonis, saling komunikasi, koordinasi, kerja sama, dan tetap bersinergi.
Apakah yang diharapkan atau adakah formula terbaik guna mempererat harmonisasi?
Kami ingin membentuk sebuah orkestrasi, sebuah harmonisasi untuk menyanyikan lagu penegakan hukum yang nyaring dan indah, yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kami ingin tercipta keadilan, kebenaran, dan kemanfaatannya.
Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 kali ini mengusung tema Satu Tujuan, Satu Sikap, Satu Hati untuk Negeri. Apa makna yang terkandung dari tema tersebut bagi jajaran kejaksaan?
Kami ingin bagaimana melalui tugas dan fungsi masing-masing, bersama-sama kita berperan aktif menyukseskan pembangunan nasional sebagai ikhtiar mewujudkan masyarakat adil, makmur, aman, dan sentosa.
Harmoni kebersamaan yang dirajut dan didasari kesamaan pandangan itulah yang diyakini akan dapat mengantarkan negeri ini menjadi bangsa yang berdaulat, bermartabat, dan terhormat di tengah pergaulan masyarakat negara dan bangsa-bangsa lain di dunia. (P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved