Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan banyak transaksi mencurigakan terkait dengan penyelenggaraan Pilkada 2017. Kepala PPATK Ki Agus Badaruddin menyebutkan, angka keseluruhan transaksi mencurigakan itu sebanyak Rp101 miliar.
"Total saja ya, aku enggak boleh ngasih tahu detail ya, pokoknya sekitar Rp101 miliar. Enggak terlalu besar lah," kata Agus saat dihubungi, Jumat (14/7).
Dari jumlah nominal transaksi tersebut, Agus mengatakan, ada 122 orang yang terlibat. Di dalamnya termasuk ada perusahaan maupun perorangan. "Kalau transaksinya individi dan korporasinya sekitar 122 orang," jelas dia.
Agus tak bisa memastikan daerah mana yang paling banyak melakukan transaksi mencurigakan. Namun, ia meyakinkan PPATK memegang nama-nama pelaku transaksi.
"Ya kalau nama-nama ada di kami," ungkapnya.
Kendati memiliki nama-nama tersebut, Agus menjelaskan, temuan PPATK masih berupa dugaan. Sehingga belum dapat dipastikan pula semua yang terlibat dalam transaksi tersebut melanggar hukum.
"Karena kami tidak punya kewenangan untuk melakukan interogasi apakah ini terjadi tindak pidana atau tidak. Tapi itu ada indikasi-indikasi," jelasnya. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved