Rabu 12 Juli 2017, 15:15 WIB

Jaksa Agung Nilai Perppu Ormas Keluar Karena Kondisi Mendesak

Arga Sumantri | Politik dan Hukum
Jaksa Agung Nilai Perppu Ormas Keluar Karena Kondisi Mendesak

MI/M Irfan

 

JAKSA Agung HM Prasetyo menilai butuh keluarnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Ormas lantaran kondisi mendesak. Sebab, butuh tahap panjang jika harus menempuhnya lewat jalur pengadilan.

"Pengadilan kan kan ada tahapannya. Sementara keadaan mendesak dan darurat," kata Prasetyo di Kantor Dirjen Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/7).

Prasetyo mafhum, memang ada Undang-undang yang mengatur masalah Ormas, termasuk pembubarannya. Tapi, dia menilai peraturan yang ada saat ini, tidak memadai.

Prasetyo membeberkan, ada tahapan yang mesti dilakukan jika menempuh pembubaran Ormas lewat jalur pengadilan. Diawali dengan tiga kali peringatan. Lalu, kalau tetap tidak diindahkan, bantuan dan hibah dicabut.

Kalau tetap bandel, pemerintah baru bisa menghentikan kegiatan dengan mencabut izinnya. Tahap terakhir, baru ke Pengadilan.

"Jadi terlalu lama sekali dan rasanya imposibble. Tapi di sini mendesak untuk menertibkan Ormas-ormas seperti ini (bertentangan dengan Pancasila)," ungkap Prasetyo.

Ia membantah, keluar Perppu sebagai ketakutan pemerintah kalah jika membubarkan Ormas lewat jalur peradilan. "Ya Enggak. Jangan sampai pemerintah dikalahkan," ujarnya. (MTVN/OL-6)

Baca Juga

MI/Bagus Suryo

Panglima TNI: DOB Diharapkan Kurangi Jumlah KKB

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 Februari 2023, 19:58 WIB
PANGLIMA TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan pemekaran provinsi di Papua diharapkan mampu mengurangi jumlah kelompok kriminal bersenjata...
MI/Bagus Suryo.

Pilot Susi Air yang Hilang Kontak sudah Terdeteksi

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 08 Februari 2023, 18:03 WIB
Philips telah bergeser 100 meter dari Paro berdasarkan sistem pemosisi global (GPS) yang...
Ist

Akademisi: Hindari Politik Identitas, Bangun Iklim Demokrasi yang Sehat

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 17:25 WIB
Demokrasi yang kondusif bisa lahir dari masyarakat yang telah mendapatkan pendidikan politik dan konsep kebangsaan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya