Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Presiden Minta Gubernur DKI Terpilih Kawal Proyek Transportasi Massal

Rudy Polycarpus
11/7/2017 21:15
Presiden Minta Gubernur DKI Terpilih Kawal Proyek Transportasi Massal
(ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

PRESIDEN Joko Widodo meminta Pemprov DKI Jakarta segera berbenah dan mengatasi sejumlah persoalan yang masih mendera ibu kota sekaligus kota terbesar Indonesia itu.

Dalam pengantar rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (11/7), Presiden mengemukakan sejumlah persoalan khas kota metropolitan lain di dunia.

"Masalah urbanisasi, kemiskinan, ketimpangan sosial, penyediaan fasilitas umum, listrik, perumahan air bersih sanitasi kemacetan dan penyediaan transportasi massal, penanganan soal limbah sampah dan polusi udara dan pengendalian tata ruang," ujarnya.

Terkait transportasi massal, ia meminta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan gubernur terpilih, Anies Baswedan, mengawal penuh proyek transportasi massal di Ibu Kota.

Pasalnya, pemerintah pusat sedang melaksanakan sejumlah proyek transportasi di ibu kota. Proyek itu di antaranya, light rail transit (LRT), mass rapid transit (MRT), jalur kereta double track, dan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

"Termasuk (harus) memperlancar akses ke Pelabuhan Tanjung Priok," tandasnya.

Pada kuartal pertama tahun ini, ekonomi DKI Jakarta tumbuh 6,48% atau lebih tinggi ketimbang laju PDB nasional yang hanya 5,01%. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2017 tercatat 5,36% atau turun 0,41 poin bila dibandingkan dengan 2016.

Presiden berharap capaian ini bisa ditingkatkan lagi dengan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Sehingga, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru serta mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Di sisi lain, Jokowi mengingatkan, Pemprov Jakarta membutukan kerja sama dengan sejumlah pihak dalam menyeselesaikan sekelumit persoalan dan mendorong pembangunan. "Memerlukan bantuan dan keterlibatan pemerintah pusat, kerja kerja sama dan kekompakan dengan daerah-daerah penyangga di ibu kota," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya