Rabu 05 Juli 2017, 09:50 WIB

Koster dan Mantra Bersaing di Bali

Arnoldus Dhae | Politik dan Hukum
Koster dan Mantra Bersaing di Bali

Ilustrasi

 

WAYAN Koster yang didampingi Ketua DPC PDIP seluruh Bali mendaftarkan diri menjadi Cagub Bali melalui PDIP, Selasa (4/7).

Sehari sebelumnya, Rai Mantra yang diwakili tim relawan yang menyebut dirinya sahabat Rai Mantra, mengambil formulir pendaftaran Cagub di kantor DPC PDIP Kota Denpasar. Namun jauh sebelumnya, putra mantan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra ini telah dijagokan Partai NasDem menjadi orang nomor satu di Pulau Dewata itu.

Selain Wayan Koster dan Rai Mantra, Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta juga masuk dalam bursa calon gubernur Bali. Namun, hanya Sudikerta yang sudah mengantongi rekomendasi dari partai yaitu dari Partai Golkar sedangkan Wayan Koster dan Rai Mantra masih menunggu rekomendasi PDIP.

Dalam Pilgub Bali 2018, hanya PDIP dan Golkar yang bisa mengajukan calon sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lainnya.

I Wayan Koster menegaskan PDIP Bali nantinya hanya akan mengusulkan satu paket cagub dan cawagub ke DPP PDIP untuk dikeluarkan rekomendasi dari Megawati Soekarnoputri.
Dengan sesumbar, anggota DPR yang pernah diperiksa KPK terkait korupsi Hambalang itu mengatakan pasangan yang akan direkomendasikan itu ialah I Wayan Koster Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace.

“Bali hanya mengusulkan paket tunggal. Karena ini sudah kesepakatan seluruh DPC PDIP. Tidak ada paket yang lain lagi,” tegas Koster dengan penuh percaya diri.

Menurut dia, pembukaan pendaftaran bagi calon lainnya terutama calon nonkader itu hanya sekadar mekanisme formal. “Calon nonkader yang mengambil formulir dan mendaftar tetap akan diproses partai. Tetapi, nama-nama itu tidak akan dikirim ke DPP. Semua sepakat kirim satu paket,” ujarnya.

Penegasan Koster ini mengisyaratkan beberapa calon lain yang sudah mengambil formulir dan mendaftar melalui PDIP dipastikan tidak akan dikirim ke DPP PDIP. Padahal, beberapa kader dan nonkader yang sudah mendaftar antara lain Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang mendaftar sebagai cawagub, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra yang mendaftar sebagai cagub, dan anggota DPR RI Komisi XI Anak Agung Rai Wirajaya yang sudah mendaftar sebagai cawagub.

Pilgub NTT
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menyiapkan kader terbaiknya untuk untuk bertarung di Pemi-lihan Gubernur 2018.

“Kader PKB sudah pantas menjadi calon gubernur sehingga kita tidak menyiapkan bakal calon wakil gubernur,” kata Ketua DPW PKB NTT Yucundianus Lepa di Kupang, kemarin.
Dia mengatakan PKB sudah memiliki nama calon gubernur, namun belum saatnya diumumkan ke publik. Lagi pula menurut Dia, PKB harus berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk bersama-sama mengusung bakal calon gubernur.

Saat ini PKB masih menunggu fit and proper test yang akan digelar terhadap 14 bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur yang telah mendaftar ke PKB. Dari 14 nama tersebut, salah satu di antaranya akan dijaring sebagai calon wakil gubernur mendampingi bakal calon calon gubernur dari PKB.

Menurutnya fit and proper test akan digelar bersamaan dengan kegiatan Forum Musyawarah Kebangkitan yang akan digelar beberpa bulan mendatang. Di forum tersebut, para bakal calon gubernur akan memaparkan visi dan misi mereka kemudian ditanggapi oleh akademisi. Dari kegiatan itu akan tersaring bakal calon yang memiliki integritas, kualitas, dan intelektual yang sesuai keinginan PKB untuk memimpin NTT. (PO/X-10)

Baca Juga

Antara/Rivan Awal

Biden Jadi Presiden AS, Ini Harapan Puan

👤Sri Utami 🕔Jumat 22 Januari 2021, 05:30 WIB
Ketua DPR RI berharap Joe Biden membawa dampak positif bagi penanganan pandemi covid-19 dan menjaga stabilitas perdamaian...
Antara/Galih Pradipta

Listyo Usung Program Presisi, Kompolnas: Harus Tepat Sasaran

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 22 Januari 2021, 04:35 WIB
Kompolnas akan mengawal dan mengawasi kinerja program presisi yang diusung Listyo Sigit, setelah resmi diangkat sebagai...
Antara/M Risyal Hidayat

Kemendagri Targetkan Perekaman 5,7 Juta KTP-E

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Januari 2021, 01:40 WIB
Sejauh ini, sudah 194,64 juta orang atau 99,11% dari total populasi yang tercatat memiliki kartu identitas. Kemendagri bersama BPS...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya