Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Warga Tolak Jenazah Teroris Sumut

29/6/2017 09:30
Warga Tolak Jenazah Teroris Sumut
(ANTARA/SEPTIANDA PERDANA)

WARGA menolak jenazah tersangka teroris Ardial Ramadhan (AR) alias Bewe alias Bowo yang akan dimakamkan di lokasi asalnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatra Utara (Sumut), kemarin.

AR ialah teroris yang tewas ketika melakukan penyerangan terhadap petugas jaga di Polda Sumut, Minggu (25/7).

Warga di sekitar tempat tinggal AR menolak kedatangan jenazah AR karena mereka menganggap AR telah memalukan desa tersebut dengan tindakannya.

Mereka menggelar aksi demonstrasi dengan memasang poster bertuliskan penolakan terhadap Islamic State (IS).

"Penolakan ini disebabkan tidak ingin desa tercemar oleh perbuatan AR," ujar Pujiono, Ketua LKMD Desa Sambirejo, kemarin.

Pascapenolakan itu, Polda Sumut mengambil kebijakan untuk melaksanakan fardu kifayah berupa memandikan dan mengafani jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kemudian, dilaksanakan juga salat jenazah di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan dengan imam Ajun Komisaris Kholis.

Setelah fardu kifayah itu ditunaikan, dilakukan pemakaman terhadap jenazah Ardial di Perkuburan Islam di Jalan Kemiri I Lingkungan I Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota.

AR dimakamkan tepat di atas makam nenek dan kakak kandungnya, dengan proses pemakaman yang hanya berlangsung sekitar 15 menit.

AR diketahui mengontrak rumah di Desa Sambirejo selama tiga tahun.

Tetangga di kawasan rumah AR mengatakan tersangka kurang bersosialisasi dengan warga lainnya.

"Dia jarang ikut ketika ada kegiatan warga di daerah sini," ujar Mega, salah seorang warga.

Pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB, AR dan Syawaluddin Pakpahan menyerang Markas Polda Sumut yang menyebabkan seorang anggota kepolisian Ipda Anumerta Martua Sigalinghing meninggal dunia akibat luka tusuk.

AR tewas setelah terkena tembakan, sedangkan SP masih menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Medan.

Polisi kemudian menangkap Boboy yang diduga ikut melakukan survei sebelum penyerangan, dilanjutkan penangkapan terhadap Firmansyah Putra Yudi.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. (YN/Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya