Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengajak seluruh komponen masyarakat bersatu mencegah masuknya radikalisme yang merusak keutuhan bangsa.
Rasa nasionalisme pun harus terus ditumbuhkembangkan sebagai wujud cinta terhadap Tanah Air.
"Semua harus bersinergi mencegah ma-suknya radikalisme. Sinergi itu harus ditunjukkan seluruh elemen masyarakat. Peliharalah dan ciptakan rasa aman di masyarakat. Perkukuh juga nasionalisme terhadap NKRI," tuturnya di Banjarmasin, kemarin.
Ia mengucapkan itu di sela-sela deklarasi penolakan terhadap kelompok-kelompok radikal. Menurut dia, kelompok radikal dan segala sepak terjang mereka tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Deklarasi penolakan terhadap kelompok radikal ia tanda tangani bersama dengan Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Rachmat Mulyana, Kajati Abdul Muni, Danlanud Syamsudin Noor Abdul Haris, serta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
"Kalimantan Selatan bertekad menciptakan dan menjaga suasana aman dan nyaman. Ini demi kedaulatan NKRI. Kami juga bertekad membangun kesadaran warga masyarakat dari segala bentuk provokasi yang dapat merusak kerukunan serta memecah belah umat beragama," tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan agar segera melapor apabila mengetahui ada organisasi berpaham radikal serta gerakan anti-Pancasila di wilayah masing-masing ke instansi berwenang.
Hal itu penting agar bisa segera ditindaklanjuti.
Kepala Badan Kesbangpol Kalimantan Selatan Taufik Sugiono mengatakan upaya mencegah berkembangnya paham radikal di wilayahnya terus dilakukan dengan sosialisasi di 13 kabupaten/kota termasuk pada 350 pondok pesantren yang ada di wilayah itu.
Menurut Taufik, provinsi di selatan Kalimantan itu bukan merupakan daerah sasaran aksi terorisme di Tanah Air.
Namun, kondisi Kalimantan Selatan terbilang kondusif untuk dijadikan tempat para teroris bersembunyi.
Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat Sharul Yadi menegaskan tidak cocok lagi kalau masih ada masyarakat yang berpikir radikal.
"Kita perlu tingkatkan semangat toleransinya," ujarnya. (SY/Ant/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved