Senin 17 Mei 2021, 16:25 WIB

STNK dan BPKB Hilang, Begini Cara Mengurus yang Baru

Indriyani Astuti | Pernik
STNK dan BPKB Hilang, Begini Cara Mengurus yang Baru

Antara
Ilustrasi

 

SURAT Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) menjadi dua dokumen yang penting dimiliki. Jika BPKB hilang, harus segera diurus mengingat fungsi keduanya amat penting sebab STNK digunakan untuk mengetahui identitas kendaraan, sedangkan BPKB diperlukan sebagai tanda pengenal kendaraan. Lantas apa saja syarat-syarat yang diperlukan untuk mengurus kembali STNK dan BPKB yang hilang?

Pertama, identitas diri seperti kartu tanda penduduk (KTP) ataupun surat izin mengemudi (SIM) dari pemilik STNK, kedua surat pernyataan BPKB ataupun STNK yang hilang, surat tersebut harus dibubuhi oleh tanda tangan pemilik disertai materai, ketiga fotokopi STNK atau BPKP yang hilang, keempat surat bahwa BPKB tersebut tidak digunakan sebagai agunan pinjaman. Kelima, berita acara hilangnya BPKB yang biasanya dibuat di kepolisian. Keenam, bukti pemasangan iklan kehilangan BPKB di media massa.

Untuk mengurus BPKB baru, kita harus mengisi formulir permohonan BPKB serta hasil cek fisik kendaraan, di kantor Sistem Manunggal Satu Atap ( Samsat) terdekat. Lalu, seluruh persyaratan yang telah lengkap tersebut diserahkan ke loket BPKB, nanti kita akan menerima bukti penyerahan berkas persyaratan dan simpan bukti tersebut jangan sampai hilang. Sebab, nanti akan digunakan untuk menebus BPKB baru. Biayanya, untuk Kendaraan bermotor roda 4 (mobil) adalah sebesar Rp200.000, Biaya baru per penerbitan Rp100.000.

Baca juga : Layanan Tes Covid-19 Gratis, Polisi Akan Datangi Rumah Pemudik

Untuk mengurus STNK baru, berikut dokumen persyaratannya :

1. KTP pemilik kendaraan (asli dan fotokopi)

2. Fotokopi STNK yang hilang

3.Surat keterangan kehilangan STNK dari kepolisian (Polsek atau Polres setempat)

4.BPKB (asli dan fotokopi)

Kemudian kita datang ke kantor Samsat apabila bila berkas / dokumen persyaratan telah lengkap. Berikut cara mengurus pergantian STNK atau mengajuan pembuatan STNK baru di kantor Samsat.

1. Pemilik harus melakukan cek fisik kendaraan

2. Pemilik harus mengisi formulir pembuatan STNK baru di loket pelayanan dengan melampirkan persyaratan dokumen yang diperlukan

3. Mengurus cek blokir atau surat keterangan STNK hilang dari Samsat yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak dalam kondisi diblokir atau dalam pencarian

4. Semua dokumen dan berkas juga surat keterangan hilang dari SAMSAT diserahkan di Loket Bea Balok Nama ( BBN ) di Kantor Samsat

5. Membayar biaya pembuatan STNK. Biaya mengurus STNK untuk Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum sebesar Rp.50.000 dan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sebesar Rp.75.000 ( Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50/2010)

6. Jika semua langkah tadi sudah dilakukan, kita tinggal menunggu hingga STNK selesai umumnya membutuhkan waktu sekitar satu minggu.(OL-2)

 

Baca Juga

dok. PKB

Gus Ami Bagikan Paket Lebaran untuk Porter Tanah Abang

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 12 Mei 2021, 11:35 WIB
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Ketum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) membagikan Paket Lebaran untuk Porter atau kuli...
dok.pribadi

Giliran Porter Stasiun Gambir dapat Bingkisan Perempuan Bangsa

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 13:05 WIB
PEREMPUAN Bangsa membagikan bingkisan lebaran berupa paket sembako kepada 250 Porter Stasiun...
MI/Solmi

Polres Jambi Gelar Festival Dai Cilik Gema Membumi

👤MI 🕔Senin 10 Mei 2021, 03:30 WIB
BULAN Suci Ramadan tidak menghalangi jajaran Kepolisian Resor Tanjungjabung Barat, Polda Jambi, untuk melakukan gebrakan Polisi...

RENUNGAN RAMADAN

TAFSIR AL-MISHBAH

2021-11-27

JADWAL IMSAKIYAH
Sabtu, 27 Nov 2021 / Ramadan 1442 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:02 WIB
Subuh : 04:12 WIB
Terbit : 05:26 WIB
Dzuhur : 11:40 WIB
Ashar : 15:05 WIB
Maghrib : 18:07 WIB
Isya : 19:04 WIB

TAUSIYAH