Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

11 Penyebab Tuas Rem Motor Terasa Keras

Reynaldi Andrian Pamungkas
04/2/2026 23:00
11 Penyebab Tuas Rem Motor Terasa Keras
Berikut Penyebab Tuas Rem Motor Terasa Keras(freepik)

TUAS rem motor adalah komponen pada sepeda motor yang berfungsi untuk mengoperasikan sistem pengereman dengan cara ditekan oleh pengendara menggunakan tangan atau kaki.

Saat tuas rem ditekan, tenaga dari pengendara akan diteruskan ke sistem rem sehingga kecepatan motor berkurang atau berhenti.

Berikut 11 Penyebab Tuas Rem Motor Terasa Keras

1. Kabel Rem Kering atau Berkarat

Pada rem tromol, kabel yang jarang dilumasi bisa membuat tuas rem jadi seret dan berat.

2. Master Rem Kotor

Kotoran di master rem bisa menghambat aliran minyak rem sehingga tuas terasa keras.

3. Minyak Rem Sudah Kotor atau Lama

Minyak rem yang jarang diganti bisa mengental dan menurunkan performa pengereman.

4. Selang Rem Tersumbat

Selang rem yang kotor atau terlipat menghambat tekanan minyak rem.

5. Piston Kaliper Macet

Piston yang kotor atau berkarat membuat rem tidak bekerja mulus.

6. Kampas Rem Aus atau Tidak Rata

Kampas yang sudah tipis atau aus tidak merata bisa membuat tuas rem terasa keras saat ditekan.

7. Pegas Rem Bermasalah

Pegas yang lemah atau macet mengganggu kerja tuas rem.

8. Setelan Rem Terlalu Kencang

Setelan yang terlalu rapat membuat tuas rem terasa berat dan cepat keras.

9. Master Rem Rusak

Seal master rem aus atau rusak dapat membuat tekanan tidak normal.

10. Jarang Servis Sistem Rem

Sistem rem yang jarang dibersihkan akan menumpuk debu dan kotoran.

11. Kualitas Komponen Kurang Baik

Penggunaan spare part tidak standar atau kualitas rendah juga bisa menyebabkan tuas rem keras.

Untuk mencegahnya, coba rutin servis rem setiap 3 sampai 6 bulan, ganti minyak rem minimal 1 hingga 2 tahun sekali, lumasi kabel rem secara berkala, serta gunakan spare part berkualitas. (Z-4)

Sumber: moservice, hondamitrajaya



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya