Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

8 Penyebab Busi Motor Cepat Rusak

Reynaldi Andrian Pamungkas
08/1/2026 18:20
8 Penyebab Busi Motor Cepat Rusak
Berikut Penyebab Busi Motor Cepat Rusak(freepik)

BUSI motor adalah komponen penting pada mesin sepeda motor yang berfungsi memercikkan api listrik di ruang bakar untuk membakar campuran bahan bakar dan udara. Percikan api dari busi inilah yang membuat mesin dapat menyala dan bekerja dengan baik.

Busi terhubung langsung dengan sistem pengapian, dan bekerja saat piston berada pada posisi tertentu agar pembakaran terjadi secara tepat waktu. Kondisi busi sangat memengaruhi performa mesin, konsumsi bahan bakar, dan kemudahan starter.

Berikut 8 Penyebab Busi Motor Cepat Rusak

1. Campuran Bahan Bakar Tidak Ideal

Campuran bensin dan udara yang terlalu kaya atau terlalu miskin membuat busi cepat kotor atau aus.

2. Kualitas Bahan Bakar Buruk

Bensin dengan oktan rendah atau tercampur kotoran dapat menyebabkan endapan karbon pada busi.

3. Setelan Karburator atau Injektor Bermasalah

Setelan yang tidak tepat membuat pembakaran tidak sempurna sehingga busi cepat hitam dan rusak.

4. Mesin Terlalu Panas

Suhu mesin yang berlebihan bisa membuat elektroda busi meleleh atau aus lebih cepat.

5. Busi Tidak Sesuai Spesifikasi

Menggunakan busi yang tidak direkomendasikan pabrikan mempercepat kerusakan.

6. Kebocoran Oli ke Ruang Bakar

Oli yang masuk ke ruang pembakaran membuat busi basah dan sulit memercikkan api.

7. Jarang Servis dan Perawatan

Filter udara kotor dan mesin jarang diservis menyebabkan pembakaran buruk dan memperpendek usia busi.

8. Cara Berkendara Tidak Tepat

Sering memacu motor pada putaran tinggi atau sering stop and go bisa mempercepat keausan busi.

Agar busi awet, gunakan busi sesuai rekomendasi pabrikan, servis motor secara rutin, pakai bahan bakar berkualitas, ganti busi tiap 8.000 sampai 12.000 kilometer. (Z-4)

Sumber: suzuki, hondacikarang



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya