Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Menjajal Separuh Jawa dengan Gagah dan Aman

Henri Salomo Siagian
30/12/2025 11:31

MEMULAI perjalanan dari kawasan Kedoya, Jakarta Barat, kegagahan kendaraan Ford Everest Titanium Next Gen mencuat dari kerumunan kendaraan yang hadir di jalan raya.

Dengan dimensi panjang hampir 5 meter (4.914 mm), mobil yang menyandang nama 'Titanium' mencerminkan karakteristik logam yang bersifat kuat, tangguh, dan berkelas.
Setelah memasuki gerbang tol Jakarta-Cikampek, mesin Bi-Turbo yang menjadi jantung pacunya mulai menunjukkan taring.

Dengan berat kosong mencapai 2,4 ton, mobil ini tetap mampu berakselerasi dengan stabil. Torsi melimpah membuat manuver menyalip kendaraan di jalan tol menjadi sangat mudah.

Memasuki ruas tol Cikopo-Palimanan atau Cipali sepanjang 116 kilometer yang panjang juga membuktikan, kendaraan ini membuktikan gagah bukan sekadar gagah-gagahan. Kabin yang senyap dan suspensi yang stabil memberikan kenyamanan maksimal bagi tujuh penumpang di dalamnya. Stabilitasnya di kecepatan tinggi tetap terjaga, memberikan rasa aman.

Kendaraan ini memiliki beragam fitur keselamatan aktif dan pasif, Seperti, sistem Lane-Keeping System yang merupakan bagian dari paket teknologi bantuan pengemudi canggih (ADAS) yang memantau tangan pengemudi pada kemudi.

Fitur hands-on steering wheel pada Ford Titanium tidak menggunakan sensor sentuh kapasitif seperti beberapa mobil lainnya, melainkan mendeteksi aktivitas kemudi (torsi atau gerakan). Walhasil, jika sistem mendeteksi input kemudi atau gerakan roda kemudi idle terlalu lama, akan ada peringatan bagi pengemudi. Untuk menonaktifkan peringatan, pengemudi tinggal menggoyang sedikit kemudi untuk menunjukkan tangan tetap berada di kemudi dan memegang kendali atas kendaraan.

Selain itu, Ford Everest Titanium Next Gen juga memiliki sistem yang membantu mencegah dampak kecelakaan dengan memberikan peringatan dini. Bahkan, jika diperlukan, secara otomatis melakukan pengereman. Termasuk, ketika menerjang hujan yang cukup ekstrem saat berada di sepanjang ruas Cipali hingga Cirebon, kendaraan ini bisa tetap dipacu dengan nyaman. Apalagi, dia memiliki kemampuan water wading atau menerjang genangan air hingga kedalaman 80 cm.

Tidak heran bila Ford Everest Titanium Next Gen disebut memprioritaskan keamanan. Sebab, dia dirancang dengan memperhatikan setiap aspek keselamatan sehingga pengemudi dapat berkendara dengan tenang di berbagai kondisi jalan.

Melewati daerah Jawa Tengah, mulai dari Brebes hingga Semarang, jalanan mulai bervariasi dengan beberapa tanjakan dan turunan. Di sinilah transmisi canggih Ford bekerja secara cerdas menjaga efisiensi bahan bakar tanpa kehilangan momentum.
Meskipun berukuran besar, ia tetap mudah dikendalikan. Meski maskulin, tetapi tetap halus.

Tarikan gas tetap spontan tanpa membangunkan penumpang yang tengah tertidur diiringi alunan musik. Termasuk, saat melintasi Bundaran Simpang Susun Krapyak di kawasan Semarang Barat. Titik yang dikenal rawan kecelakaan karena ruas ini adalah titik pertemuan Trans Jawa dengan tol dalam kota Semarang.

Ditambah lagi, bundaran tajam yang nyaris 360 derajat membuat pengemudi harus lebih fokus. Beruntung, dengan Ford Everest Titanium, pengemudi bisa memanfaatkan posisi duduk yang tinggi untuk memantau pergerakan kendaraan dan juga lebih optimal dalam melihat perubahan kontur jalan tol yang menurun saat mencapai bundaran.

Setelah menempuh perjalanan Jakarta-Solo yang berjarak sekitar 546 kilometer atau hampir separuh dari total Trans Jawa yang lebih dari 1.100 Km, mengonfirmasi Ford Everest Next Gen Titanium tidak hanya menang di gaya dan bobot. Dia adalah bukti nyata keberhasilan memadukan antara keamanan dan prestise. Gesit dan juga melindungi. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya