Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

9 Penyebab Spidometer Motor Mati

Reynaldi Andrian Pamungkas
10/11/2025 18:30
9 Penyebab Spidometer Motor Mati
Berikut Penyebab Spidometer Motor Mati(freepik)

SPIDOMETER motor adalah alat atau instrumen pada sepeda motor yang berfungsi untuk menunjukkan kecepatan kendaraan saat sedang berjalan.

Selain itu, spidometer juga biasanya menampilkan informasi lain seperti jarak tempuh, indikator bensin, dan kadang dilengkapi dengan indikator lampu, gigi, serta suhu mesin.

Berikut 9 Penyebab Spidometer Motor Mati

1. Kabel Spidometer Putus atau Longgar

Kabel penghubung dari roda depan ke spidometer aus, putus, atau tidak terpasang dengan benar. Solusinya, periksa kabel spidometer. Jika longgar, kencangkan; jika serat kawat di dalamnya putus, segera ganti kabel baru.

2. Gear Spidometer Rusak

Gear penggerak spidometer di dalam tromol roda depan sudah aus atau patah. Solusinya, bongkar roda depan dan cek gear spido. Jika gigi sudah aus atau rompal, ganti dengan yang baru.

3. Sensor Spidometer Rusak

Pada motor dengan panel digital, sensor kecepatan di roda depan atau transmisi bisa rusak akibat air, debu, atau benturan. Solusinya, bersihkan sensor dan periksa soketnya. Jika tetap tidak berfungsi, sensor harus diganti.

4. Soket atau Kabel Kelistrikan Longgar

Soket penghubung antara sensor dan panel spidometer tidak terpasang rapat atau korosi. Solusinya, cabut dan pasang ulang soket, bersihkan pin dari karat menggunakan contact cleaner.

5. Sekring Putus

Sekring yang terhubung ke sistem kelistrikan dashboard atau panel meter putus. Solusinya, cek sekring di boks sekring motor. Ganti jika filamen di dalamnya terputus.

6. Panel Spidometer Rusak

Komponen di dalam panel mengalami kerusakan akibat usia atau korsleting. Solusinya, periksa di bengkel resmi; biasanya panel spidometer tidak bisa diperbaiki dan harus diganti satu set.

7. Aki Lemah atau Drop

Tegangan aki terlalu rendah, membuat sistem elektronik tidak mendapat daya cukup. Solusinya, cek tegangan aki dengan voltmeter. Jika di bawah 12V, isi ulang atau ganti aki baru.

8. Air atau Kotoran Masuk ke Sistem

Air hujan atau lumpur masuk ke rumah spidometer atau konektor kabel, menyebabkan korslet ringan. Solusinya, keringkan dan bersihkan konektor, hindari mencuci bagian dashboard dengan semprotan air bertekanan tinggi.

9. ECU / CDI Bermasalah

Unit kontrol mesin tidak mengirim data kecepatan ke panel karena error. Solusinya, lakukan pemeriksaan dengan alat scanner di bengkel resmi agar sistem injeksi dan panel dapat di reset.

Agar tidak terjadi hal tersebut, baiknya rutin bersihkan area roda depan dan panel dari debu dan air, hindari pencucian bertekanan tinggi di area dashboard, serta periksa kabel spidometer setiap servis berkala. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya