Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA Otomotif terngah berduka, salah satu legenda Suzuki yang juga mantan CEO Suzuki yaitu Osamu Suzuki meninggal dunia pada Jumat 27 Desember 2024 pukul 15.53 waktu setempat. Osamu Suzuki menutup usianya karena penyakit yang sudah lama beliau derita yakni limfoma atau kanker kelenjar getah bening.
“Dia adalah sosok ayah yang dikagumi yang mengembangkan minicar dan memeliharanya menjadi mobil nasional,” ujar Ketua Toyota Akio Toyoda dalam sebuah pernyataan di https://www.suzuki.co.id/. “Dia memiliki tekad sebagai manajer, sebagai pembela budaya mobil unik Jepang yang dikenal sebagai kei.”
Osamu Suzuki mengundurkan diri sebagai presiden pada 2015 pada usia 85 tahun ketika ia menyerahkan jabatan itu kepada putranya, Toshihiro Suzuki.
Lahir pada 30 Januari 1930, di Prefektur Gifu, Jepang tengah, Osamu Suzuki bergabung dengan pembuat mobil pada 1958 ketika ia menikah dengan keluarga pendirinya. Dia mengambil nama keluarga istrinya, putri Shunzo Suzuki, yang merupakan presiden perusahaan.
Suzuki Osamu merupakan pemimpin perusahaan otomotif Jepang Suzuki Motor selama lebih dari 40 tahun sebagai presiden dan komisaris yang mengubah pembuat kendaraan mini Jepang menjadi pemain global dengan dominasi luar biasa di pasar mobil India.
Di bawah bimbingannya, perusahaan melihat penjualan konsolidasinya, yang mencapai sekitar 300 miliar yen (US$1,9 miliar) pada 1978 ketika dia pertama kali menjabat sebagai presiden, berkembang sepuluh kali lipat untuk melampaui 3 triliun yen untuk pertama kalinya pada tahun fiskal 2006.
Suzuki memainkan peran penting sebagai presiden ketika memutuskan untuk bekerja sama dengan Maruti Udyog Ltd., yang saat itu merupakan pembuat mobil India yang dikelola negara hingga meluncurkan produksi bersama Maruti 800 di negara terpadat di dunia pada Desember 1983.
Mobil kecil, lebih murah dari kendaraan saingan pada saat itu, memenangi hati konsumen India, mendorong pertumbuhan usaha patungan, yang kemudian menjadi anak perusahaan Suzuki dan berganti nama menjadi Maruti Suzuki India Ltd.
Menurut Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang, Maruti Suzuki India menguasai 41,7% pasar mobil India pada fiskal 2023. Saingan terdekatnya, Hyundai Motor Co. dari Korea Selatan, memiliki pangsa 14,6%.
Setelah menjadi presiden pada 1978, Suzuki berangkat untuk mengubah perusahaan yang didirikan sebagai Suzuki Loom Manufacturing Co. pada 1920 dan masih berkantor pusat di Hamamatsu menjadi salah satu pembuat mobil terkemuka di Jepang. (S-1)
Di pasar Tiongkok, motor ini dibanderol sekitar Rp24,6 jutaan jika dikonversi ke rupiah. Harga tersebut membuatnya bersaing ketat dengan skutik 125 cc lainnya
Jika Suzuki Saluto 125 hadir dengan nuansa klasik yang lebih lembut, US125T justru menonjolkan karakter mewah lewat detail lebih tajam dan desain yang lebih berani.
Kebutuhan terhadap kestabilan pasokan kendaraan yang akan diekspor telah dihitung matang oleh Suzuki lewat pengoperasian fasilitas produksi dengan sistem maupun teknologi mutakhir
Suzuki mampu mengupayakan rata-rata kandungan komponen dalam negeri lebih kurang 63% untuk Fronx, serta lebih kurang 82% bagi Satria.
Suzuki mengapresiasi kepercayaan publik terhadap SUV 7-seater terlarisnya dengan menghadirkan varian tertinggi bertema khas serta tampil elegan.
Melalui inisiatif ini, Suzuki ingin menunjukkan komitmen sebagai merek ramah yang memahami kebutuhan keluarga modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved