Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

7 Penyebab Mesin Motor Jebol

Reynaldi Andrian Pamungkas
03/1/2025 20:00
7 Penyebab Mesin Motor Jebol
Berikut Penyebab Mesin Motor Jebol(freepik)

MESIN motor adalah komponen utama dalam kendaraan bermotor yang berfungsi untuk mengubah energi dari bahan bakar menjadi tenaga mekanik, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan roda atau komponen lainnya.

Mesin motor pada umumnya menggunakan prinsip pembakaran dalam (internal combustion engine) yang mengandalkan bahan bakar seperti bensin atau diesel untuk menghasilkan tenaga.

Mesin motor yang jebol atau rusak parah bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Kerusakan mesin sering kali terjadi karena perawatan yang kurang atau kesalahan penggunaan.

Berikut 7 Penyebab Mesin Motor Jebol

1. Kurangnya Perawatan Mesin

Mesin motor membutuhkan pemeliharaan rutin seperti penggantian oli, pembersihan saringan udara, dan pemeriksaan bagian-bagian penting lainnya. Tanpa perawatan yang teratur, mesin bisa cepat aus dan menyebabkan kerusakan parah.

2. Penggunaan Oli yang Tidak Sesuai atau Oli Habis

Oli mesin memiliki peran penting dalam pelumasan komponen mesin agar tidak terjadi gesekan yang berlebihan. Jika oli habis atau menggunakan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi motor, komponen mesin akan cepat aus dan bisa menyebabkan mesin macet atau jebol.

3. Overheating (Panas Berlebih)

Mesin motor yang terlalu panas dapat menyebabkan komponen internal melemah dan akhirnya rusak. Hal ini bisa disebabkan oleh sistem pendinginan yang tidak berfungsi baik atau penggunaan motor dalam waktu yang lama tanpa jeda.

4. Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Sesuai

Bahan bakar yang berkualitas rendah atau tidak sesuai dengan spesifikasi motor bisa merusak mesin. Contohnya, penggunaan bahan bakar yang mengandung banyak air atau kotoran dapat menyebabkan karburator atau injektor tersumbat, mengganggu pembakaran, dan merusak mesin.

5. Overload (Beban Berlebih)

Mengendarai motor dengan beban yang terlalu berat atau terlalu sering melaju dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan mesin bekerja lebih keras dari kapasitasnya. Hal ini dapat meningkatkan suhu mesin dan mempercepat keausan komponen.

6. Sistem Pendinginan yang Rusak

Motor dengan sistem pendinginan yang rusak (seperti radiator bocor atau kipas pendingin tidak berfungsi) dapat menyebabkan mesin overheating, yang bisa berujung pada kerusakan parah pada komponen internal mesin.

7. Masalah pada Sistem Pengapian

Kerusakan pada sistem pengapian, seperti busi yang kotor atau rusak, atau masalah pada CDI (Capacitor Discharge Ignition) dapat mengganggu proses pembakaran. Mesin yang tidak bisa melakukan pembakaran dengan baik bisa menyebabkan kerusakan internal pada silinder dan piston.

Dengan menjaga perawatan dan penggunaan motor yang baik, Anda dapat menghindari kerusakan mesin yang parah. (Z-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya