Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKYO Motor Show ke-45 segera dibuka pada 27 Oktober-5 November 2017. Ada 14 pabrikan otomotif Jepang yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi selama 10 hari tersebut. Di antaranya, Toyota dan Daihatsu.
Toyota tampaknya tampil habis-habisan dengan mengangkut tujuh kendaraan baru sekaligus. Produk yang ditawarkan, yaitu Crown Concept, Century, TJ Cruiser, Toyota Concept-i Series, Fine Comfort Ride, Sora, dan Japan Taxi.
Ketujuh mobil itu diluncurkan demi mewujudkan visi besar Toyota lewat slogannya Start Your Impossible. Executive Vice President Toyota Motor Corporation Didier Leroy menegaskan, Toyota tengah berjuang keras untuk mewujudkan semua mimpi yang dirasa serbatidak mungkin untuk saat ini.
Leroy mengaku Toyota terinspirasi atlet olimpiade dan paralimpiade yang senantiasa berjuang untuk merealisasikan hal mustahil. "Saat ini, industri otomotif sedang berada di persimpangan. Bagi Toyota, ini menjadi kesempatan untuk bertransformasi," ujar Leroy, di Tokyo, Jepang, kemarin.
Leroy percaya mobil merupakan produk yang menyenangkan. Itu sebabnya orang mencintai mobil, bukan menganggapnya sekadar mesin.
Dari filosofi itu, Toyota memboyong GR Hybrid Sports dan TJ Cruiser yang menyenangkan untuk dikendarai. Bahkan, penampilan Century, mobil premium Toyota khusus pasar Jepang, terbaru dapat membuat jantung penggemarnya berdegup kencang.
Mobilitas
Toyota juga memandang mobilitas tergolong penting bagi semua orang. Tak mengherakann teknologi yang membantu mobilitas manusia di kota hingga jalur pedestrian turut dikembangkan.
Teknologi kuncinya, yaitu artificial intelligence (AI) dan konektivitas yang diterapkan di tiga varian i-Series Concept: Concept-i, i-Walk, dan i-Ride. Concept-i adalah mobil yang mampu menangkap pikiran pengemudi dan mengurangi risiko kecelakaan. Mobil itu juga memahami hobi pengemudi.
Concept-i dibarengi dengan i-Walk yang mampu beroperasi di pedestrian.
Konsep i-Ride merupakan mobil yang mampu diakses dengan mudah oleh pengguna kursi roda. Tiga varian i-Series dilengkapi dengan AI bernama Yui yang membuat mobil seakan mencintai sang pengemudi.
AI hanya bisa berjalan dengan teknologi big data. Maka itu, awal 2018, Toyota merilis Crown baru berbasis konsep Crown yang dipamerkan. Setelah Crown, seluruh mobil penumpang Toyota di Jepang dan AS akan dilengkapi modul komunikasi data dan koneksi yang terhubung dengan mobility service platform.
Fokus kedua Toyota ialah automated driving alias mobil mampu menyetir sendiri. Ini merupakan teknologi kunci untuk merealisasikan mobility for all.
Ada dua mode berkendara yang dikembangkan, yakni Chauffeur dan Guardian. Dengan Chauffeur, mobil dapat melakukan semua tugas berkendara, sehingga semua orang nanti bisa berkendara. Guardian mengombinasikan keahlian manusia dan mesin sebagai tim untuk membuat berkendara lebih aman.
Toyota juga tak akan meninggalkan mobil hidrogen dengan keberadaan fine comfort ride dan bus hidrogen Sora. Sekitar 100 unit Sora akan dioperasikan di Tokyo mulai 2018.
Terakhir, Toyota memperkenalkan Japan Taxi yang memberikan kemudahan akses bagi pengguna kursi roda dan menjadi ciri khas taksi di Tokyo.
Mobil mini
Daihatsu Motor Co Ltd turut beraksi dengan memboyong lima mobil konsep dan 11 mobil lain. Lima mobil konsep tersebut merupakan world premier atau pertama kali diperkenalkan. Selain itu, ada pula satu premier khusus di Jepang.
Mobil konsep world premier tersebut, yaitu DN Pro Cargo, Thor, serta tiga mobil kompak DN U-Space, DN Trec, dan DN Multisix.
Dua di antaranya pernah ditampilkan dalam pameran GIIAS pada Agustus lalu, yakni DN Thor dan DN Multisix.
Presiden Direktur Daihatsu Motor Company (DMC) Ltd Koichiro Okudaira pada konferensi pers di arena Tokyo Motor Show mengatakan, DMC ke depan tidak hanya mengembangkan mobil mini (kei car), tetapi juga mobil compact. "Saat ini sudah ada 14 jenis kei car," ukar Okudaira kepada wartawan di Tokyo, kemarin.
Saat ini DMC lebih dikenal sebagai produsen kei car di Jepang. Kei car merupakan mobil 600 cc, sedangkan mobil compact 1.500 cc.
Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra mengutarakan di antara mobil konsep yang diperkenalkan DMC itu, DN Multisix sangat mungkin dikembangkan di Indonesia. Alasannya, konsumen Indonesia lebih menyukai kendaraan MPV.
DN Trec juga cocok untuk Indonesia. DN Trec merupakan kei car sekelas Ignis buatan Suzuki. "Namun, semua itu harus melalui survei dulu," ujar Amel, panggilan akrabnya. Survei tersebut telah dilakukan sejak Agustus lalu atau sejak diperkenalkan di GIIAS.(Ria/S-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved